Kemenag Perkuat Sinergi dengan Alim Ulama

Wonogiri – Hari Amal Bakti (HAB) ke-71 Kementerian Agama hendaknya menjadi momentum untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan anugerahnya sehingga seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri bisa melaksanakan peran dan tanggungjawab tugasnya masing masing di semua sektor agama dan Keagamaan yang menjadi tugasnya.

Salah satu bentuk  rasa syukur tersebut diwujudkan dengan mengadirkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten, pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Wonogiri  serta, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ketua Dewan Masjid Indoensia (DMI) di kota gaplek untuk bersama melakukan silaturahmi sekaligus pemberian tali asih dari pos sabilillah Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kankemenag Wonogiri.

Acara  penuh nuansa keakraban dan kekeluargaan tersebut bertempat di Aula Kankemenag Wonogiri, Kamis (29/12), Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Muslim Umar beserta seluruh pejabat struktural dan kepala satker serta ketua MUI, pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Wonogiri.

Terkait dengan silaturrahim tersebut, Muslim Umar menyampaikan acara ini sangat penting dalam rangka memperkuat sinergi antara jajaran Kemenag dengan para alim ulama. Peran dan organisasi keagamaan merupakan faktor yang sangat penting dan menentukan keberhasilan tugas kementerian tersebut dalam membina umat.

“Kementerian Agama tidak bisa bekerja sendirian dalam membangun dan memelihara kehidupan umat beragama yang rukun dan harmonis. Kementerian Agama memiliki fungsi bimbingan, pelayanan, pemberdayaan, dan perlindungan umat beragama. Karena itu harus dipahami konstelasi hubungan kemasyarakatan dengan para pemangku kepentingan,” jelas Muslim Umar.

Menurutnya, komunikasi dan kerja sama yang baik dengan para ulama dan organisasi keagamaan sangat diperlukan untuk mendukung suksesnya misi dan program strategis Kementerian Agama, yang meliputi pengembangan pendidikan agama dan keagamaan, kerukunan umat beragama, penyelenggaraan ibadah haji dan bimbingan masyarakat beragama, serta tata kelola organisasi yang baik.

“Untuk itu jajaran Kemenag Wonogiri harus menyatu dengan para ulama agar semua masalah keumatan di daerah bisa selesai, serta berbagai problem keagamaan bisa selesai dengan sejuk,” imbuhnya.

Tidak lupa beliau juga memohon doa restu dan dukungan dari para alim ulama, semoga jajaran Kemenag di beri kelancaran dan kesuksesan dalam melaksanakan tugas kedinasan, serta memohon maaf bila masih terjadi kekuranagn dari jajaran Kementerian Agama. (Mursyid_Heri/gt)