Kemenag Rembang usung Tema KUB dalam Karnaval

Rembang — Perhelatan karnaval Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-71 Kabupaten Rembang yang digelar pada Kamis (18/8) berlangsung dengan sangat meriah. Ribuan peserta, baik dari Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), Instansi Vertikal, Sekolah dan Madrasah, serta dan Perusahaan  daerah berpartisipasi meramaikan perayaan Karnaval Tahun ini.

Tak ketinggalan, Kementerian Agama Kabupaten Rembang juga turut memenuhi arak-arakan yang terdiri dari karnival dan karnaval. Karnival diikuti oleh Sekitar 100 peserta yang terdiri dari karyawan, pejabat, Kepala KUA, serta penghulu. Sementara Kendaraan hias yang berada di belakang peserta mendisplay tema Kerukunan Umat Bergama dengan menyertakan enam tokoh agama yang naik di atas kendaraan tersebut.

Dengan mengangkat tema Kerukunan Umat Beragama, Kementerian Agama mengusung tema yang berbeda dibandingkan SKPD lainnya yang mengambil tema kebudayaan Indonesia. Tema KUB ini, menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Atho’illah, merupakan tema yang sangat strategis dan terkini. Sebagaimana yang kita ketahui akhir-akhir ini, bahwa banyak kejadian kekerasan dan penyimpangan yang mengatasnamakan agama, dan merusak tatanan kerukunan kehidupan antar dan intern umat beragama.

“Tema ini sangat tepat dimunculkan dalam karnaval tahun ini. Karena kita bisa menyosialisasikan kepada seluruh warga Rembang, bahwa kerukunan beragama itu sangat penting untuk membentuk masyarakat Rembang yang madani dan sejahtera. Hal ini sesuai dengan tema HUT ke-71 tahun ini, yaitu Dengan Semangat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Mari Kerja Nyata Bersatu Padu dalam Membangun Rembang menuju Rembang Madani dan Sejahtera” urai Atho’illah.

Selain tema KUB, rombongan karnaval Kemenag juga menyosialisasikan berbagai kebijakan Kementerian Agama. Peserta membawa puluhan poster dengan seruan antara lain, Ayo sukseskan Wakaf, Ayo Zakat, Ayo ke Madrasah, Ayo Mondok ke Pesantren, BPIH Merakyat Pelayanan Meningkat, dan lain sebagainya.

 

Selain itu, melalui orasi oleh petugas, juga disosialisasikan berbagai prestasi yang diperoleh Kementerian Agama Kabupaten Rembang sebagai bukti partisipasi untuk kemajuan Rembang. Prestasi tersebut antara lain Durrotul Muqofa Juara I tahfidz 20 juz putri pada musabaqoh tilawatil qur’an Nasional yang diselenggarakan oleh kementerian agama RI, agustus 2016 di Lombok , Siti maryati, s.pd. M.si (guru MI An-nashriyyah) sebagai  juara I tingkat nasional untuk kategori guru berprestasi tahun 2015 kementerian agama RI dengan karya ilmiah pompa pembersih tandon air; dan Hanry Eko Saputro sebagai Peraih penghargaan Duta Telkom tingkat Nasional untuk guru kreatif, inovatif, dan inspiratif guru pendidikan agama islam dengan Karya pemanfaatan teknologi IT berupa flipbook pada pembelajaran PAI di SMP 2 lasem.

 

Dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, peserta karnaval melakukan longmarch sekitar delapan kilometer dengan mengambil start di musem Kartini- jalan pantura Diponegoro – jalan Kartini – jalan Pemuda dan finish di halaman Gedung Haji. Tampak romongan terdepan yaitu kereta hias yang dinaiki Bupati H Abdul Hafidz, Wakil Bupati Bayu Andriyanto, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Sekretaris Daerah Hari Susanto.

Sepanjang jalan, ribuan warga juga tampak tumpah ruah di jalan, bahkan hingga memakan separo jalan. Mereka begitu antusias menyaksikan perhelatan karnaval yang secara garis besar mengusung tema kebudayaan Indonesia itu.

“Dengan ribuan masyarakat yang turut menyaksikan karnaval, kita berharap sosialisasi Kemeng melalui Karnaval ini efektif dan mengena masyarakat,” ujar Atho’illah.— (Shofatus Shodiqoh/gt)