Kemenag Sosialisasi UAMBN MA

Purwokerto – Seksi Madrasah menyelenggarakan sosialisasi UAMBN Tingkat Madrasah Aliyah di d’Garden hall & resto Purwokerto. Sosialisasi dihadiri oleh Kakankemenag, Kasi Penma, dan para kepala Madrasah Aliyah Negeri maupun Swasta, serta Waka Kurikulum sekitar 40 orang.

Kepala Kemenag Kab. Banyumas, Bambang Sucipto. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, agar para guru madrasah berikut para kepalanya berpartisipasi  aktif dalam rangka membantu upaya peningkatan  kualitas pendidikan madrasah. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan Madrasah, menurutnya, seluruh komponen yang ada termasuk didalamnya Pengawas, KKM, KKG, MGMP, dan PGM, harus memperhatikan standar kelulusan dan melihat SOP.

“Syukur jika ada kesamaan kriteria yang disepakati KKM dalam rangka pengendalian mutu, jangan sampai ada istilah siswa diluluskan sekolah. Yang benar adalah siswa meluluskan dirinya sendiri”, jelas Bambang. Selain standar kelulusan, juga yang perlu diperhatikan adalah standar isi. Kurikulum 2013 relatif tidak banyak permasalahan, tinggal dikemas dengan manajemen modern, dan utamakan proses dari pada hasil. Sarana dan prasarana yang masih kurang bukan penghambat, tetapi ghiroh madrasah tetap hidup, jangan sampai madrasah dijauhi masyarakat, dan penting setiap madrasah diakreditasi, yang belum diakreditasi agar mempersiapkan diri dan belajar dari madrasah lain, tambahnya.  

UAMBN bertujuan mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik pada akhir jenjang pada satuan pendidikan, sesuai dengan standar kompetensi lulusan yang ditetapkan secara nasional. UAMBN berfungsi sebagai bahan    pertimbangan   dalam   penentuan    pemetaan   mutu madrasah, salah satu syarat ketentuan kelulusan, umpan balik  dalam perbaikan program pembelajaran  pada MTs dan  MA; alat pengendali mutu pendidikan; pendorong peningkatan mutu pendidikan pada MTs dan MA, ungkapnya.(hk/bd)