Kemenag Sosialisasikan Pembayaran e-Money

Salatiga – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) kota Salatiga menggelar Sosialisasi pembayaran non tunai (e-money) di Aula Kemenag Kota Salatiga, Rabu (2/5), yang diikuti Para Kasi, Kepala KUA Perencana, Bendahara Pengeluaran dan Pengelola Keuangan di setiap Satker, dan mendatangkan narasumber dari BRI Salatiga.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Subbag Tata Usaha (Subag TU) Kemenag Kota Salatiga, Soleh Mubin mengatakan “Transaksi pembayaran non tunai pada Kementerian Agama telah diluncurkan beberapa waktu yang lalu dalam rangka mengurangi resiko terjadinya korupsi  dan tentu kita harus mendukungnya dalam rangka percepatan implementasi transaksi non tunai di seluruh  Kementerian /Lembaga sesuai Inpres no 10/2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi dan Surat Edaran Menteri Agama RI No. 3/2017 tentang Transaksi Pembayaran Non  Tunai pada Kementerian Agama,”jelasnya. 

Menurutnya selain dalam rangka percepatan implementasi, Pembayaran non tunai juga dilatarbelakangi untuk mendukung gerakan nasional non tunai, implementasi inisiatif strategis dalam transformasi kelembagaan Kementerian Keuangan terkait pembayaran secara elektronik, mempertegas kedudukan bendahara dalam struktur organisasi, ujarnya.

Bendahara Pengeluaran Kemenag, Alim Prabowo  menjelaskan Dalam transaksi non tunai memiliki banyak keunggulan dibanding dengan pembayaran secara konvensional saat ini. Dalam transaksi non tunai tidak terdapat resiko keamanan atas penyimpanan non tunai, transaksi dapat dilakukan meskipun pejabat yang berwenang tidak berada di tempat, peluang terjadinya moral hazard dapat diminimalisasi, bukti transaksi tersimpan dalam system internet  banking dan transaksi dapat dilakukan selama 24 jam, tandasnya.

“Pembayaran Non Tunai merupakan kebutuhan modern untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas,keamanan, literasi keuangan, kecepatan. Tapi tentunya akan berisiko pada adanya alat pengelola data dan aplikasi. Saat ini secara umum kita sudah persiapkan langkah-langkah dan solusi untuk penerapan pembayaran non tunai sambil menunggu juknis non tunai dari pusat,”ungkapnya.(KK/Mnc)