Kemenag sukseskan program Bupati, jadikan Karanganyar Bertaqwa

Karanganyar – Bulan Ramadhan 1436H/2015M kemarin meninggalkan kesan tersendiri untuk jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karanganyar. Pasalnya Kemenag yang menjadi leading sektor serta ditunjuk oleh Bupati Karanganyar untuk memimpin setiap kegiatan keagamaan selama Bulan Suci Ramadhan sukses diembannya.

Mulai dari Pawai Ta’aruf (16/6/2015) hingga pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1436H di alun-alun Kabupaten Karanganyar (17/7/2015) semuanya terlaksana dengan baik dan meriah. Setidaknya ada sembilan kegiatan yang dicanangkan oleh Bupati Karanganyar selama bulan suci Ramadhan kemarin, Program itu disebut Karanganyar Bertaqwa.

Program Karanganyar Bertaqwa Dimulai dengan Pawai Ta’aruf menyambut Bulan Suci Ramadhan, dilanjutkan dengan program mengaji setiap pagi bagi seluruh SKPD, Tarawih Keliling jajaran Muspika, Pengajian Akbar Nuzulul Qur’an, Sema’an 30 Juz Al Qur’an, I’tikaf Ramadhan, Rampak Beduk dan Takbir Keliling, Pembagian Zakat Fitrah serta diakhiri dengan Shalat Idul Fitri 1436H di alun-alun Kabupaten Karanganyar.

Selama itu juga, tidak ada satu kegiatan pun yang dilewatkan tanpa ada unsur Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar di dalamnya. Mulai dari penyuluh agama Islam, pegawai kantor, Kepala KUA, Kasi dan Kasubbag hingga Kepala Kankemenag selalu mengikuti di setiap kegiatannya.

Keberhasilan program Karanganyar Bertaqwa terasa lebih sempurna karena semua umat Islam merayakan Idul Fitri 1436H di hari yang sama, sehingga kebersamaan dan kebahagiaan tercurah sepenuhnya di waktu yang sama.

Saat menyampaikan pembinaan pada Apel hari pertama masuk kantor (22/07/2015) setelah libur dan cuti bersama Idul fitri 1436H, Kepala Kankemenag Kabupaten Karangnganyar, Musta’in Ahmad mememberikan apresiasi kepada jajaran dibawahnya.

“Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya pada teman-teman semua atas dukungan dan keikutsertaannya pada seluruh kegiatan keagamaan di bulan suci Ramadhan, sehingga program Bupati Karanganyar dapat berjalan dengan baik dan lancar. Semangat seperti ini harus kita jaga dan terus kita tingkatkan,” ucapnya.

Menurutnya, momentum Idul Fitri ini adalah momentum yang tepat untuk memperbaiki kualitas diri. Karena biasanya untuk berubah, seseorang itu butuh sebuah waktu/momen yang tepat dimana dia ingin memperbaiki dirinya. Tanpa momentum tersebut, terkadang seseorang merasa ragu untuk berubah ke arah yang lebih baik.

Selanjutnya, setelah Kakankemenag mengucapkan Taqabalallahu minna wa minkum atas Ibadah di bulan Ramadhan yang sudah berlalu, acara dilanjutkan dengan halal bihalal, dimana Kepala/Kasubbag/Kasi/Gara menghampiri semua pegawai kantor untuk bersalam-salaman. (Hd)