Kemenag Wonogiri Gelar Pesantren Kilat di Rutan Kelas II B Wonogiri

Wonogiri – Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri bekerjasama dengan Rutan Kelas II-B Kabupaten Wonogiri menggelar Pesantren Kilat Ramadan tahun 1438 H / 2017 M yang diikuti orang warga binaan, Kegiatan bertempat di Masjid Rutan Kelas II-B Wonogiri, acara di laksanakan Senin – Jum’at, 12-16 Juni 2017.

Kegiatan pembukaan pesantren kilat bagi warga binaan, Senin (12/06)  oleh Kepala Rutan Klas IIB Wonogiri, Dedy Cahyadi turut hadir Ka. Kankemenag Wonogiri H. Subadi, Kasi Bimas Islam H. Haryadi serta para tutor dari Penyuluh agama Islam Fungsional dan pejabat di lingkungan Rutan Klas IIB Wonogiri.

Menurut Kepala Rutan kegiatan ini dilakukan agar menanamkan nilai kehidupan agama di Rutan, agar mereka yang sedang menjalani masa tahanan di Rutan dapat mengisi waktunya dengan beribadah mendekat kepada Allah.

Kepala Rutan Klas IIB Wonogiri, Dedy Cahyadi  mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, menurutnya Rutan Wonogiri akan terus melalukan kerjasama dengan Kemenag untuk melakukan pembinaan keagamaan.

Sedangkan Ka. Kankemenag Wonogiri H. Subadi menyampaikan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri sangat mengapresiasi kegiatan Pesantren Kilat yang dilaksanakan oleh Rutan Kelas II B Wonogiri ini, sehingga bisa menjadi motivasi dan bekal warga binaan setelah bebas nantinya.

Menurut Ka. Kankemenag manusia di lahirkan kedunia dalam keadanaan suci (fitrah) sehingga Rutan merupakan pesantren dalam membentuk manusia menjadi baik, di pesantren banyak aturan yang tujuannya merubah akhlak dan prilaku anak didiknya menjadi lebih baik sehingga di rutan warga binaan bisa semakin mendekat kepada Allah, meminta ampun dan belajar agama maka Allah akan menaikkan derajat kita di dunia sehingga menjadi orang yang beruntung.

“Semoga para warga binaan Rutan dapat menjadi manusia seutuhnya ketika lepas dari rutan dan mulia di mata Allah SWT dan kegiatan ini bisa meningkatkan iman dan ketakwaan warga binaan, agar mereka meneladani nilai-nilai keislaman selama bulan suci ramadhan” tegas ka. Kankemenag Wonogiri

Menurut Kasi Bimas kankemenag Wonogiri, H. Haryadi Kegiatan pesantren kilat dilakukan selama 5 hari, dengan berbagai materi mulai ibadah, aqidah, pemulasaraan jenazah, Al Qur’an. Kita berharap acara ini setidaknya dapat menyejukkan warga rutan dan dapat diamalkan mereka setelah acara berakhir.

“Saya harapkan peserta yang mengikuti pesantren kilat ini untuk benar-benar mengikuti materi yang disampaikan oleh narasumber sehingga bisa menambah ilmu agama dan bisa diamalkan,” tambahnya. (Mursyid/Wul)