Kemenag Wonosobo Datangkan Tokoh Publik Ternama, Guna Motivasi Madrasah di Zona Integritas

Wonosobo – Dalam rangka memotivasi sekaligus memberikan pembekalan guna terwujudnya Madrasah Bermartabat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo Gandeng beberapa Tokoh Terkait kenaamaan untuk datang langsung memberikan arahan, motivasi, sekaligus pembekalan terhadap Madrasah yang berada dalam Zona Integritas Kantor Kemenag Kabupaten Wonosobo, Sabtu (1/9).

Bertempat di Rumah Makan Sari Rasa Wonosobo, sosok kenamaan, yakni Doktor Abdurrahman Umar Abdurrahman selaku Direktur SKK Kemenag RI , Doktor Haji Umar selaku Direktur SK Dirjen Pendis Kemenag Republik Indonesia, Zainal Fanani selaku Motivator Puisi Guru dari Yayasan Silaturahim Penyanyang anak di Jakarta, serta Syahrini selaku pemenggelan Keterampilan Pembelajaran Tahfidz, hadir sebagai motivator, sekaligus turut di hadiri oleh Ka Kan Kemenag Wonosobo, M Thobiq untuk membekali kontingen dari masing-masing Madrasah yang ada di Kabupaten Wonosobo untuk lebih bermartabat.

Dalam kesempatan Tersebut, Doktor Abdurrahman Umar Abdurrahman, selaku direktur SKK Kemenag RI menyampaikan, terkait adanya perubahan slogan pada Madrasah.

“Selama ini slogan penyemangat madrasah yang dikenal luas adalah “Madrasah Lebih Baik, Lebih Baik Madrasah”. Tetapi mulai tahun 2018, Kementerian Agama melalui Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam mencoba menambah semangat madrasah agar menjadi madrasah terbaik di provinsi masing-masing, dengan mengusung semangat baru dengan slogan, Madrasah Hebat Bermartabat,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, makna 'Hebat' tidak lagi di lihat dari struktur bangunan nya, tetapi ter representasikan atau tercerminkan melalui prestasi siswa lulusan madrasah, sekaligus unggulnya nilai pendidik yang bisa menyalurkan ilmunya ke khalayak lebih luas. Hebat secara prestasi, kualitas, kuantitas, dan tata kelola kelembagaan. Sementara 'Bermartabat' yakni di tonjolkan dengan penekanan pembangunan nilai karakter peserta didik yang berakhlakhul karimah.

Sementara, senada dengan Direktur SKK, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo saat di temui mengungkapkan, besar harapannya Madrasah yang berada dalam koridor Kemenag Wonosobo dapat berpartisipasi dalam mensukseskan Slogan Baru Tersebut.

“Semoga dengan di gantinya slogan yang baru, bisa menyalakan kembali obor semangat madrasah untuk terus berkobar menjadikan madrasah yang unggul dan benar-benar sesuai dengan slogan. Dan kami juga akan mengupayakan, agar Madrasah yang berada dalam wilayah Kemenag Wonosobo bisa berbenah diri dan meningkatkan mutu guna menyongsong Indonesia Emas dan mewujudkan cita-cita Kemenag RI untuk menjadikan Madrasah sebagai lembaga yang di perhitungkan dan unggul di setiap daerahnya,” tandasnya. (PS-WS/SUA)