Penyerahan peserta Magang di Kemenag Brebes

Kementerian Agama Brebes Menerima Peserta Magang Mahasiswa Jurusan Akuntansi Syarian IAIN Cirebon

Brebes, Kantor Kemenag Kabupaten Brebes kembali menerima Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syech Nurjati Cirbon  guna melaksanakan kegiatan magang selama 1 bulan dimulai  tanggal 01 /09/ 2021. Mahasiswa magang sebanyak dua orang yaitu Raiani Sani dan Ainul Mardiyah berkunjung ke Kantor Kemenag Brebes  diantar oleh  dosen pembimbing lapangan  Bapak Uing Redy Prayogo dari Jurusan Akuntansi Syariah Fakultas  Ekonomi dan Bisnis IAIN Syeh Nurjati Cirbon.

Dikarenakan Kepala Kantor dan Kasubbag TU sedangkan malaksanakan dinas luar, mereka diterima oleh Humas Kemenag Brebes, M. Tauhid  di ruang tamu, Rabu (01/09/2021).  Peserta magang akan berkesempatan  mengimplementasikan ilmunya di Unit Pengumpul Zakat dan Koperasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes.

Dalam kesempatan tersebut, Redy mengucapkan terimakasih atas perhatian, diterimanya dan kesempatan yang diberikan oleh Kantor Kemeneg Brebes kepada mahasiswa kami untuk belajar menerapkan keilmuan yang dipelajari dan dipraktikan secara nyata. Dirinya berharap para Mahasiswa yang dititipkan untuk mengikuti pelaksanaan magang di Kemenag Brebes  secara serius dan fokus serta mendapatkan bimbingan dan bekal bagi mahasiswa kedepan.

“Selaku pembimbing mahasiswa, pertama-tama saya ucapkan terimakasih atas kerjasamanya dalam pelaksanaan magang/PPL mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah IAIN Syeh Nurjati Cirbon, semoga para mahasiwa mendapatkan pengalaman dan pembelajaran terbaik,” kata Redy.

Sementara itu, M. Tauhid mengapresiasi pelaksanaan magang dari mahasiswa  IAIN Cirbon di Kemenag Brebes  hal ini sebagai bentuk kepercayaan  IAIN Syeh Nurjati Cirbon Jawa Barat  kepada Kemenag Brebes. Dalam pelaksanaan magang, menurut Tauhid ada berapa poin yang harus dilaksanakaan oleh peserta magang  yaitu mencakup Kedisiplinan, Akhlakul Karimah, Penguatan Mental dan Penerapan Manajemen Waktu, tentu tak ketinggalan implementasian kapasiatas dan kapabelitas masing-masing peserta mahasiswa magang di tempat magang masing-masing.

“Sehingga output yang dihasilkan,  oleh mahasiswa benar-benar sesuai dengan keinginan kampus, yang tidak hanya  bertambah lifeskill atau keahlianyan tetapi juga memiliki mental yang kuat sebagai modal dalam mengarungi kehidupan nyata setelah lepas dari kampus dan diwisuda sebagai sarjana, karena di sini mahasiswa magang tidah hanya ditempa secara penerapan ilmu yang dikuasai tetapi juga pelatihan mental bagaimana harus bersikap dan berperilaku dalam dunia kerja, mengingat selama ini, sebagian peserta magang  baru mengetahu secara ideal dan ketika magang inilah diharapakan dapat mengenal secara riil dunia kerja dengan berbagai keunikan dan variasanya,  yang kedepanya bisa menjadi bekal dalam bursa kerja dan persaingaan kerja serta dapat  memberi soluasi atas permasalah yang ada di masyarakat,” kata Tauhid. 

Untuk itu dirinya berharap, agar selama kegiatan magang yang dilakukan di Kemenag Brebes  yang waktunya cukup singkat dapat dimanfaat semaksimal mungkin oleh para mahasiswa. Untuk mengenal dan  berlatih  dalam banyak hal.(Hid/Sua).