Kenalkan Aplikasi SIEKA, Kemenag Kota Salatiga Gelar Sosialisasi

Salatiga – Kantor Kementerian Agama kota Salatiga melalui Sub Bagian Tata Usaha melaksanakan sosialisasi Sistem Informasi Elektronik Kinerja ASN (SIEKA) Kementerian Agama. Kegiatan yang digelar di aula Kemenag Kota Salatiga diikuti ASN Kemenag, Selasa (28/8).

Menurut Kepala Kemenag Kota Salatiga, Fahrudin, kegiatan sosialisasi yang terlaksana hari ini dibatasi dulu untuk ASN yang ada disetiap Seksi/Penyelenggara, Pengawas PAI, Penyuluh Agama yang dibagi 4 gelombang. Karena ini menyangkut aplikasi jadi membutuhkan jaringan internet dan jika diundang seluruh ASN di lingkungan Kantor Kemenag Kota Salatiga dikhawatirkan jaringan akan lemot, sehingga kegiatan sosialisasi tidak berjalan efetif.

“Insya Allah selanjutnya akan diatur jadwal sosialisasi untuk KUA dan Madrasah agar semua ASN Kemenag Kota Salatiga bisa mendapatkan sosailisasi terkait tata cara penginputan aplikasi SIEKA ini,” ungkap Fahrudin.

Ditambahkan oleh Fahrudin, agar seluruh ASN dapat segera menerapkan dan mengimplementasikan penggunaan aplikasi SIEKA sesuai dengan kinerja harian, tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Karena apa yang dikerjakan oleh seluruh ASN setiap hari, nantinya akan diinput ke dalam aplikasi SIEKA dan dikontrol langsung oleh atasannya.

“Tujuan penerapan aplikasi SIEKA yaitu sebagai perangkat untuk mengukur kinerja pegawai, memonitoring pegawai, serta mengukur prestasi kerja ASN Kemenag,” tandasnya.

Bertindak sebagai narasumber, Mutdzakiroh (JFU Kepegawaian) memberikan bimbingan secara langsung kepada ASN yang hadir, bagaimana memulai dari masuk aplikasi, mengedit profil, mengisi kegiatan harian, bulanan dan kegiatan tahunan, sampai mencetak hasil. Para peserta menyimak sambil mempraktekkan secara langsung, bahkan mereka bisa bertanya secara langsung bila terkendala dalam penginputan.

“Kita tidak perlu lagi membuat catatan kertas laporan secara manual karena sudah ada dalam sitem tersebut. Dengan SIEKA, kita akan tahu siapa bekerja apa, siapa melakukan apa, dan siapa yang bekerja maksimal dan hal ini akan mempengaruhi perolehan tunjangan kinerja (Tukin) ASN kemenag ke depan jika aplikasi ini sudah diberlakukan kepada seluruh ASN,” tambah Mutdzikroh.(KK/Sua)