Kendal Bersiap Menggelar PPSN Ke-V tingkat Provinsi

Kendal (Pontren) – Penyelenggaraan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) Ke-5 Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 semakin mendekati tanggal pelaksanaan. Berbagai persiapan telah dilakukan baik oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Kankemenag Kendal, Ponpes Darul Amanah. Demikian pula halnya dengan Pemerintah Kabupaten Kendal yang mengundang pihak pihak yang berkaitan dengan penyelenggaraan PPSN untuk mengikuti Rapat Koordinasi PPSN di Ruang Rapat Setda Kabupaten Kendal, Senin pagi (04/06) .

Rapat dihadiri oleh unsur Pemkab Kendal, Kanwil Kemenag Jateng, Ponpes Darul Amanah Sukorejo, dan pihak terkait lainnya, antara lain : Kwarcab Kendal, Kodim, Polres, Satpol PP, Dinkes, Dishub, BPBD dan Kemenkominfo Kendal.

Dalam rapat tersebut dijelaskan bahwa akan melibatkan sekitar 1.000 orang lebih. “Pesertanya saja sebanyak 700 orang dan masih ditambah dengan panitia serta pendamping kontingen,” kata Hamid, Kasi Pontren Kanwil Kemenag Jateng.

Untuk itu diperlukan persiapan yang matang dari Kanwil, Kankemenag, Pemerintah Kabupaten Kendal maupun pondok pesantren tuan rumah. Hamid juga menjelaskan kebutuhan kebutuhan yang telah tercover maupun yang belum tercover untuk dapat diatasi secara bersama sama. “Papan petunjuk arah menuju lokasi masih sangat kurang,” ungkapnya.

Direncanakan, PPSN ke-5 Tingkat Provinsi Jawa Tengah diselenggarakan pada tanggal 9 – 11 Juli 2018 di Ponpes Darul Amanah Sukorejo Kabupaten Kendal. Waktu yang tinggal 1 bulan itu agar dipergunakan dengan baik untuk persiapan dan koordinasi teknis pelaksanaannya mengingat besarnya jumlah orang yang akan menghadirinya.

“Yang harus diperhatikan adalah sisi keamanan, kesehatan, konsumsi, air bersih, dan masih banyak hal yang tidak bisa diabaikan,” harapnya.

Pihak pondok pesantren menjelaskan bahwa mereka telah mengeplot lokasi yang akan dipergunakan kegiatan antara lain, lokasi perkemahan (putra dan puteri terpisah), tempat upacara pembukaan, panggung hiburan (kesenian islami daerah), tempat kegiatan (aula), sekretariat, penginapan darurat, mck, genset, hingga tempat parkir.

“Kami juga telah menyiapkan penambahan satu sumur bor untuk antisipasi jika kekurangan air bersih,” kata M. Fatwa, salah satu ustadz pengelola pondok pesantren. “Kami telah melakukan persiapan ala santri untuk mensukseskan kegiatan PPSN Tingkat Provinsi Jawa Tengah,” tambahnya merendah.

Meskipun demikian, dari paparan yang disajikan menunjukkan totalitas pondok pesantren untuk mensukseskan kegiatan ini. Terlebih lagi, pondok ini sering menyelenggarakan kegiatan-kegiatan besar semisal jambore tingkat ranting dengan peserta lebih dari 1.000 peserta, sementara jumlah santri pondok pesantren ini sekitar 2.000 santri. “Kami juga telah menyiapkan gapura masuk area perkemahan, backdrop panggung utama, MCK semi permanen,” jelasnya.

Peserta rapat dari Kwarcab Kendal merasa trenyuh dengan penyelenggaraan kegiatan ini. Meski pesertanya para santri tetapi seluruh kegiatannya adalah Pramuka. “Saya yakin kegiatan ini akan berjalan sukses melihat pengalaman ponpes Darul Amanah pada kegiatan serupa. Terlebih saya menilai kesiapan ponpes sudah sangat matang,” katanya. (fat/gt)