Kepala Kantor Kemenag Kab. Temanggung Monitoring Pelaksanaan KSM Jenjang MI

Temanggung – Memasuki hari terakhir pelaksanaan Kompetisi Sain Madrasah (KSM) tingkat Kabupaten / Kota se Indonesia, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, H. Ahmad Muhdzir, melakukan monitoring pelaksanaan Kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO) tingkat Kabupaten di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Temanggung, Senin (23/08).

“Senin (23/8) merupakan hari terakhir pelaksanaan KSM tingkat Kabupaten / Kota se Indonesia. Kita ingin memastikan bahwa pelaksaan KSM di Kabupaten Temanggung berjalan lancar,” jelas Kakankemenag.

Ahmad Muhdzir menyebut, dari beberapa madrasah yang dikunjungi semua pelaksanaan KSM berjalan lancar. “Alhamdulillah, berkat dukungan dan doa kita semua, pelaksanaan KSM hari ini dan dua hari sebelumnya berjalan dengan lancar. Kami atas nama Kepala Kantor mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kita semua yang telah menyukseskan pelaksanaan KSM di Kabupaten Temanggung,” ucapnya.

Tak lupa beliau mengucapkan terimakasih pada Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung yang secara intensif melaksanakan pemantauan pada pelaksanaan KSM. Terimakasih juga pada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan pelaksanaan KSM Tingkat Kabupaten Temanggung Tahun 2021.

“Terimakasih pada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan KSM, semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi pundi-pundi kebaikan untuk kita semua,” pungkasnya.

Sementara Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, H. Ahmad Sugijarto yang ikut mendampingi Kepala Kantor menjelaskan bahwa hari ini adalah pelaksanaan KSM untuk jenjang satuan pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI). 

“Sama halnya dengan pelaksanaan KSM untuk tingkat MTs, kompetisi tingkat MI juga dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah Bidang Studi Matematika terintegrasi dan pada sesi kedua adalah Bidang Studi IPA terintegrasi. Peserta KSM tingkat MI adalah 236 anak, tingkat MTs 82, tingkat MA 83 anak,” jelasnya. “Kami dari Seksi Pendidikan Madrasah berulang kali berkoordinasi dengan masing-masing madrasah MI yang siswanya ikut ambil bagian dalam KSM ini. Saat simulasi dilakukan beberapa waktu sebelum kompetisi dimulai, agar benar-benar memahamkan SOP pelaksanaan KSM yang bersifat online ini. Jangan sampai siswa kita gagal karena bisa jadi siswa kita masih gaptek dalam penggunaan IT. Namun hasil di lapangan yang kita temui, Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” tutupnya.(sr/bd)