Kepala Kemenag Demak : Iringi Kejelekan yang telah Kamu Lakukan dengan Kebaikan

Demak – “Bertakwalah kamu kepada Allah dimanapun kamu berada. Iringilah kejelekan yang telah kamu lakukan dengan kebaikan, yang akan dapat menghapus kejelekan tersebut. Dan pergauilah orang lain dengan akhlak yang baik.” Demikian arti sebuah hadits yang Kepala Kankemenag Kabupaten Demak bacakan sebagai mukadimah  dalam kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sekaligus halal bihalal tadi pagi.

Hari ini,  Senin (17/05/2021) di hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran Idul Fitri 1442 H / 2021 M, Kankemenag Kabupaten Demak mengadakan kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sekaligus halal bihalal. Acara berlangsung di aula Kemenag  diikuti oleh Pejabat Struktural beserta staf, Kepala KUA, Pengawas Madrasah / PAI dan Kepala Madrasah negeri se-Kab. Demak.

Kasubbag TU, H. Nur Fauzi selaku ketua penyelenggara dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan yang di dalamnya disisipkan acara halal bihalal itu adalah dalam rangka untuk mempererat tali persaudaraan serta membangun komunikasi dan koordinasi yang efektif sehingga perencanaan dan pelaksanaan program yang dilaksanakan bisa lebih tepat waktu, tepat sasaran, tepat guna dan tepat laporan.

Juga dalam kesempatan tersebut, Kasubbag TU mewakili seluruh ASN yang hadir menyampaikan permohonan maaf kepada Kepala Kantor. “Di hari Idul Fitri yang penuh berkah ini, mewakili kawan-kawan semua, kami mohon maaf sebesar-besarnya apabila dalam menjalankan tugas kedinasan selama ini kami masih banyak melakukan kesalahan dan kealpaan. Sudi kiranya Bapak Kepala Kantor memberikan maaf,” pintanya.

Pembinaan ASN oleh Kakankemenag

Sebagai acara intinya pembinaan yang disampaikan oleh Kepala Kantor, H. Ahmad Muhtadi. Mengawali sambutan dan pengarahnnya,  untuk kesekian kalinya ia mengingatkan kepada seluruh peserta yang hadir agar selalu mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. “ Jangan pernah abai dan juga jangan lebay (red : berlebihan),” ingatnya.

Menanggapi permohonan maaf dari Kasubbagg TU mewakili peserta yang disampikan dalam sambutan sebelumnya, ia dengan tulus hati memberikan maaf. Begitupun sebaliknya ia juga meminta maaf kepada seluruh peserta,  barangkali selama ini ada keslahan tidak disengaja yang ia lakukan, baik yang bersifat pribadi ataupun kedinasan.

Di tengah-tengah penyampaian materi pembinaan, Ia menyampaikan sebuah analogi. “Gunung yang besar dan menujulang tinggi itu bisa terbentuk dari tumpukan butiran debu dan pasir yang ukurannya sangat kecil. Begitu pun dosa besar manusia, bisa terbentuk karena menumpuknya dosa-dosa kecil yang selalu ia lakukan,” ungkapnya.

“Oleh karena itu mari kita iringi kesalahan-keslahan yang kita lakukan dengan kebaikan,” ajaknya. Kemudian ia mengutip sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan At-Tirmidzi yang artinya, “Bertakwalah kamu kepada Allah di manapun kamu berada. Iringilah kejelekan yang telah kamu lakukan dengan kebaikan, yang akan dapat menghapus kejelekan tersebut. Dan pergauilah orang lain dengan akhlak yang baik.”

Usai acara pembinaan dilakukan ramah-tamah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Yaitu dengan tetap menjaga jarak dan tidak bersalaman disampaing tetap memakai masker. (ms)