Kepala Kemenag Pati Lakukan Pembinaan GPAI SMP se Kab. Pati

Pati – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati melalui musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) guru pendidikan agama islam (GPAI) SMP se-Kabupaten Pati menyelenggarakan Pembinaan GPAI SMP di Aula kantor Kemenag Kab. Pati, Senin (21/1/2019). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Pati, Ketua MGMP SMP dan Pengawas PAI SMP Kemenag Kab. Pati, serta diikuti oleh sebanyak 136 guru PAI SMP se-Kab. Pati.

Dalam arahannya, Kepala Kemenag Kab. Pati Imron berpesan “Agar Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) lebih diaktif lagi karena KKG dan MGMP merupakan suatu wadah dalam upaya untuk meningkatkan profesional guru terutama dalam hal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Dan pecahkanlah masalah-masalah yang dihadapi dalam KBM pada gugus masing-masing”. Pesan Imron.

“Pergunakanlah Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk meningkatkan profesionalisme dan pergunakanlah teknologi sebagai pendukung dalam mengajar serta marilah kita mengajar dengan hati yang tulus dan ikhlas, mudah-mudahan dengan sikap tersebut menjadi amal baik bagi kita”. Ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Imron mengungkapkan bahwa selama ini dinas pendidkan dan kebudayaan telah membantu anggaran yang diambil dari DAU untuk kegiatan pentas PAI dan kegiatan KKG serta MGMP. Kemudian agar seluruh guru PAI harus mampu menguasai Information and Communication Technologies (ICT) atau Teknologi Informasi dan Komunikasi serta wajib memiliki Laptop. Terakhir Imron menekankan agar guru PAI menjadi tauladan di tengah-tengah masyarakat dalam menjalankan agama, pintanya Imron.

Sementara Imron berujar bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program yang dilaksanakan dalam rangka peningkatan mutu guru khususnya guru PAI se-Kabupaten Pati dan kami akan memantau serta mengevaluasi kegiatan KKG dan MGMP yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 ini, tegasnya.

Ia juga berharap agar kolaborasi antara Kementerian Agama Pati dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pati lebih ditingkatkan lagi untuk peningkatan mutu pendidikan khususnya di Pati, tutupnya. (Am/bd)