Kepala KUA bersama PAIF Kec. Pucakwangi Pati Berbaur Dengan Masyarakat Dalam Safari Jumat

Pati – KUA merupakan instansi yang dalam tugasnya merupakan ujung tombak dan berposisi sebagai garda terdepan dari Kementerian Agama yang langsung bersinggungan dengan masyarakat. Dalam mewujudkan pelayanan prima pegawai KUA diharapkan mengetahui budaya lokal yang berlaku pada masyarakat yang ada.

Disamping itu dalam menjalankan tugas sebagaimana sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku perlu menerapkan teknik sosialisasi yang tepat agar masyarakat benar-benar memahami aturan yang berlaku sehingga dengan begitu akan mempermudah pegawai KUA dalam menjalankan tugasnya.

Menjalin kerjasama dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat merupakan langkah yang realistis untuk dilakukan, sebab merekalah yang notabene dijadikan panutan bagi masyarakat. Untuk itu pegawai KUA diharapkan bisa menjalin hubungan dengan tokoh-tokoh lintas sektoral dan juga instansi yang ada.

Guna mewujudkan hal tersebut, Kepala KUA Kecamatan Pucakwangi Pati Suratman dengan mengandeng Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) maupun Penyuluh Agama Islam Non PNS dengan diikuti oleh jajaran muspika mengadakan kegaiatan Safari Jumat di Masjid Nurrohim Dk. Cengkal Ds. Sitimulyo Kec. Pucakwangi, Jum’at (26/5)

Suratman menyampaikan kepada kami, safari jumat ini digelar bertujuan meningkatkan hubungan silaturrahim KUA Kecamatan Pucakwangi Pati kepada umat dan melihat lebih dekat kehidupan pengamalan beragama umat serta mensosialisasikan kebijakan dan program KUA Pucakwangi Pati dalam melayani dan membina umat dan masyarakat di Kecamatan Pucakwangi Pati.

Lebih lanjut Dia mengatakan, gelar safari jumat ini selain bersilaturrahim dengan masyarakat sekitar dan melihat kondisi ke masjid, Kepala KUA Pucakwangi Pati Suratman bertindak sebagai khatib dan imam salat jumat pada Masjid Nurrohim Dk. Cengkal Ds. Sitimulyo Kec. Pucakwangi Pati.

Setelah selesai pelaksanaan salat jumat, Suratman selaku Kepala KUA Kecamatan Pucakwangi Pati melaksanakan penyuluhan dan menyampaikan program KUA dan Kemenag Kabupaten Pati untuk terus menguatkan gerakan maghrib mengaji, serta menggelorakan salat berjamaah 5 waktu fardhu di masjid, melaksankan pernikahan di KUA dengan biaya 0 rupiah, imbuhnya.

Dia juga berpesan kiranya Ramadhan tahun ini dapat kita menjadikannya sebagai bulan ketaatan, untuk meningkatkan ibadah dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Puasa yang kita lakukan semoga mampu mengajari kita untuk senantiasa merasa diawasi Allah.

Jika seseorang menjalankan puasa dengan benar, yaitu yang didasari iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni Allah SWT, “pungkas Suratman. (Athi’)