Kepala KUA Pucakwangi Pati Bersama Muspika Safari Jumat Khusu

Pati – Kepala KUA Kecamatan Pucakwangi bersama Camat, Kapolsek, Danramil, Ketua MUI dan pengurus harian MUI Kecamatan Pucakwangi mengadakan Safari Jumat Khusu’ di Masjid Miftahul Huda Desa Mencon Kecamatan Pucakwangi Pati (14/4).

Kegiatan ini dimaksudkan sebagai media dakwah sekaligus silaturrahim dan momentum dialog dengan warga dan pemaparan program pemerintah kepada masyarakat.

Pada kesempatan Safari Jumat Khusu’ di Desa Mencon tersebut Kepala KUA Kecamatan Pucakwangi Suratman bertindak sebagai khatib, sedangkan Camat Pucakwangi yang diwakili Sekcam Suwadi, memaparkan berbagai program serta rencana kerja pemerintah serta ajakan kepada warga/Jamaah agar taat pajak, karena pajak merupakan salah satu sumber utama pendapatan Daerah/Negara. Kegiatan Safari Jumat khusu’ diakhiri dengan dialog serta usul saran warga baik yang ditujukan kepada Kepala KUA maupun ditujukan pada Camat dan Kapolsek.

Kepala KUA Pucakwangi Suratman dalam Safari Jumat Khusu’ ini menekankan kepada pemerintah desa bahwa di era globalisasi ini pembangunan non-fisik jauh lebih penting dari pembangunan fisik. Karena pembangunan fisik adalah merubah benda mati menjadi sesuatu sesuai kemampuan dan kemauan kita, sedangkan pembangunan non fisik adalah merubah pola pikir, akhlak dan mental spiritual SDM yang ada agar menjalani rutinitas harian sesuai tuntunan syariah Islam,’jelasnya.

Lebih lanjut Suratman mengatakan, oleh karena itu program pembangunan di desa jangan hanya berupa pembangunan di bidang fisik saja, akan tetapi di bidang non fisik juga harus di rencanakan, seperti, pengajian atau kajian atau dialog masalah-masalah agama, kegiatan-kegiatan majelis taklim, sosialisasi bahaya narkoba dari aspek hukum dan kesehatan dan lain-lain, sehingga pada akhirnya akan tercipta SDM yang tidak hanya mengejar dunia lupa akhirat, atau mengejar akhirat tanpa memperhatikan dunianya, akan tetapi SDM yang sukses di dunia selamat di akhirat,”pungkasnya

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Pucakwangi Thohar Tolabi dalam sambutannya mengatakan, Perlu kiranya kita bersama mengingatkan  kembali  pentingnya kerukunan umat beragama, Melalui tokoh masyarakat yang mengikuti acara ini diharapkan bisa menularkan virus menjaga kerukunan beragama di masyarakat. “Peran Muspika Kecamatan sudah cukup bagus dalam hal ini, namun peran masyarakat tetap kita harapkan,” jelasnya.

Menurut Thohar, Dengan kerukunan bisa tewujud rasa  aman dan nyaman . Kasus ahok perlu disikapi dengan arif, mari kita jaga keamanan bersama dengan mengedepankan persatuan dan kebersamaan guna menciptakan situasi yg kondusif, “pintanya mengakhiri wejangannya. (Athi’/bd)