Kepala Madrasah Dan Guru Harus Mempunyai Tanggungjawab Bersama

Temanggung – Pelaksanaan Ujian Madrasah Berstandar Daerah (UAMBD) di  Madrasah Ibtidaiyah  se Kab.Temanggung akan mulai dilaksanakan tanggal 16 sd 18 April 2018. Untuk itu guna mengukur kesiapan penyelenggaraan dan kesiapan peserta didik dalam menghadapi ujian tersebut, mulai tanggal  19  sd 22 Maret 2018 Kelompok Kerja Pengawas menyelenggarakan uji coba ujian  untuk peserta didik MI se Kabupaten Temanggung secara serentak.

Menurut Ketua Pokjawas  Miftakhul Hadi selaku  penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini di uji cobakan lima Mapel Agama ( Akidah Ahlak, Quran Hadis, Fikih, SKI, dan Bahasa Arab) dan tiga Mapel umum ( Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA).

Miftakhul Hadi mengatakan, try out ini merupakan uji coba, sejauh mana kemampuan siswa dalam menghadapi ujian USBN 2018 yang akan dilaksanakan serentak se Indonesia tanggal 3-5 Mei 2018 nanti. Pada try out  ini akan dievaluasi, pelajaran mana yang belum dikuasai anak. Dan itu akan dipertajam setelah ujian try out.

"Butir soal yang dibuat sesuai dengan kisi-kisi ujian USBN 2018 terbaru, buku detik-detik USBN 2018 terbaru, dan berpedoman kepada POS UN 2018 yang terbaru. Yang mana sekarang ujian ditambah dengan 5 buah essai untuk setiap mata pelajaran yang di USBN-kan," ujarnya.

Kegiatan yang diikuti 2000  peserta ini nantinya dapat menjadi tolok ukur penentuan standar kelulusan, demikian ungkapnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Saefudin dalam memonitoring pelaksanaan Ujicoba tersebut di Kecamatan Pringsurat mengharapkan agar anak- anak tidak hanya dibekali dengan pendalaman materi saja, akan tetapi juga kesiapan mental spiritual dalam menghadapi ujian kelak.

“Didampingi Nur Makhsun selaku  Pengawas Madrasah Kecamatan Pringsurat, H.Saefudin  juga berharap agar Kepala Madrasah dan guru harus mempunyai tanggungjawab bersama untuk mensukseskan ujian, baik hasilnya ataupun penyelenggaraannya,” pungkasnya.(nm/sr/rf)