Kepedulian BAZNAS Klaten pada Fisabilillah

Klaten – Setelah sebelumnya BAZNAS Klaten memberikan bantuan kepada anak yatim, untuk kali ini Baznas Klaten mentasharufkan dana fisabilillah kepada 43 masjid/mushalla dan 87 (RA/BA, TPA/TPQ, Majelis Taqlim, PAUD, MI, Madrasah Diniyah) untuk sarana dan prasarana, yang bertempat di Aula Al Ikhlas Kemenag Klaten (16/06).

Kepala Kantor Kemenag Klaten Mustari mengatakan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS). “Kemenag dan Baznas selalu bersinergi untuk meningkatkan kesadaran umat untuk berzakat,” ucap Mustari.

“Jangan dilihat dari jumlah uangnya, tapi semoga dapat bermanfaat, belum bisa terkumpul begitu banyak, karena BAZNAS diikuti kebijakan pemerintah daerah, jika pemda tidak ada perhatiannya pada BAZNAS perjalanannya akan seperti ini dan lambat, di Klaten pertahun baru bisa terkumpul 600-an juta,” tandas Mustari.

Dicontohkan oleh Mustari, kabupaten/kota lainnya dana bisa terkumpul antara 700-800 juta perbulan itu karena Bupatinya sangat konsen dan mendukung kegiatan BAZNAS, kita masih berjuang terus dan berkomunikasi dengan pemda, agar BAZNAS bisa berjalan dengan baik yang dititikberatkan pada PNS yang beragama Islam.

“Secara umum keluarga besar Kemenag Klaten sudah bergabung sebagai muzakki melalui BAZNAS Kabupaten Klaten dan Alhamdulilah bisa memberikan kontribusi yang baik dibandingkan dengan Institusi yang lain yang ada di Klaten,” kata Mustari.

Hal senada dikatakan oleh Ketua BAZNAS Klaten Wibowo Muktihardjo, semoga dana yang diterima meskipun sedikit dapat bermanfaat dan tepat guna, jangan menilai dari jumlah nominalnya, semoga membawa berkah dan barokah. “Kita selalu berdoa dan berusaha agar zakat di Klaten lebih baik lagi, salah satu program kedepan, BAZNAS akan bergerak bersama-sama dengan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) yang akan di adakan di tiap-tiap kecamatan, agar bisa memberikan layanan sampai ke desa-desa semua titik disiapkan untuk pembayaran zakat,” harap Wibowo.

Ditambahkan, siapa saja yang mampu dalam segi materi untuk tidak lupa mengeluarkan 2.5 % titipan Allah dengan berupa zakat, untuk itu kemaslahatan dan kesejahteraan umat, BAZNAS Klaten siap untuk menampung dan mentasharufkan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menurutnya, pengelolaan zakat dilakukan secara profesional, transparan dan akuntabel, sehingga masyarakat dapat mengaksesnya. BAZNAS Klaten pada kegiatan ini mentasharufkan total sebanyak Rp.125.000.000 yang dibagikan untuk sarana prasarana pada 87 RA/BA, TPA/TPQ, Majelis Taqlim, PAUD, MI, Madrasah Diniyah masing-masing mendapatkan sebesar Rp.500.000. Untuk 9 masjid dan mushalla yang melaksanakan rehab mendapatkan Rp. 1.500.000, sedangkan 34 masjid dan mushalla yang melaksanakan pembangunan mendapatkan @ Rp. 2.000.000, semua berlokasi di Klaten. (AgusJun/gt)