Keren, Siswa Madrasah Sulap Bahan Bekas jadi Kerajinan Cantik

Rembang – Kardus bekas ternyata mempunyai nilai ekonomis dan bermanfaat jika didaur ulang (recycle). Sampah kardus bekas yang tidak terpakai dapat dibuat menjadi berbagai kerajinan benda hias. Salah satunya adalah jam dinding. Hal inilah yang dilakukan oleh siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Rembang kelas IX dalam praktik mata pelajaran Prakarya, Jumat (01/02).

Dengan kreativitas, mereka memanfaatkan limbah kardus di lingkungan sekitar yang tidak terpakai, kemudian diolah menjadi benda yang menarik dan bernilai ekonomis. Jam dinding ini dibuat dengan peralatan dan bahan yang sangat sederhana, diantaranya kardus bekas, kabel, kawat, kertas bekas, mesin jarum jam, lem, baterai, cat tembok, dan solasi. Sedangkan alatnya yaitu spidol, gunting dan kuas.

Kepala MTsN 4 Rembang, Masrum sangat mengapresiasi karya siswa-siswi, karena ide, konsep, kreativitas adalah inisiatif siswa-siswi. Menurutnya, konsep pemanfaatan limbah dengan 3 R (reduce, reuse, recycle) sangat bermanfaat.  Menurut Masrum, pengembangan kompetensi siswa tidak hanya pada tataran teori saja. Teori yang dilengkapi dengan praktik, akan bisa berdampak pada pengembangan karakter siswa.

“Saat ini kita berupaya untuk memberikan bekal kepada siswa melalui pengembangan praktik. Semoga ke depannya mampu melahirkan bibit-bibit entrepreneur muda yang berprestasi,” harap Masrum.

Dalam praktik kerajinan ini, satu kelompok yang terdiri dari 6 siswa, Salah satu siswi, Novika mengungkapkan sangat senang dengan praktik-praktik pembuatan kerajinan. Ia juga menjelaskan cara pembuatannya. Pertama, membuat pola sesuai yang diinginkan, potong kardus sesuai dengan pola dan warnai kardus sesuai dengan warna yang diinginkan. “Kemudian buat lingkaran kecil-kecil untuk angka 1-12 pada jam, lalu pasang mesin jam ditengah-tengah pada bagian belakang,” jelas Ria.

Langkah terakhir yaitu membuat lubang atau pasang tali pada bagian ujung atas sebagai tempat yang melekat pada tembok atau dinding. “Jadilah jam dinding cantik ini dan siap dipasang di dinding sekolah,” ungkap Ria. — (Dwi-iq/gt)