Kerukunan menjadi kesuksesan dalam pembangunan

Bimas Hindu, Pekalongan. Darmasati Nyepi tahun baru saka 1940 di Kabupaten Pekalongan yang dilaksanakan di halaman Pura Kalingga Satya Dharma. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Pekalongan yang diwakili oleh asisten satu Kabupaten Pekalongan, Pembimas Hindu, ketua PHDI Provinsi Jawa Tengah dan 1500mat Hindu Kabupaten dan Kota Pekalongan 24/3.

"Membangun kerukunan adalah penting untuk membangun bangsa ini penting untuk kemajuan bangsa" ungkap bupaBu Pekalongan. Harapan besar bupaBu agar nilai–ilai religius harus ditingkatkan sebagai penguatan keimanan.

"Toleransi, kerjasama dan dialog intensif adalah bekal dalam membangun kerukunan umat beragama" demikian disampaikan Pembimas Hindu dalam sambutannya. Harapan besar umat Hindu untuk menjadi motor kerukunan umat dan solidaritas dalam bermasyarakat.

"Catur Brata penyepian adalah bentuk nyata dari rasa bhakti umat Hindu kepada Tuhan yang Esa Ida Sanghyang Widhi Wasa" dengan catur Brata penyepian yang kita lakukan adalah bentuk umat Hindu menghayati dan mengungkan pada Dewa dengan berbagai manifestasinya. Demikian disampaikan oleh A.A. Ketut Darmaja dalam Darmawacananya.

Kegiatan darmasand adalah bentuk silaturahmi umat Hindu seteleh hari raya Nyepi. Ini menggambarkan bahwa kita semua telah terlepas dari belengu kehidupan. Wahono gol.