Kesenian tradisional meriahkan penglepasan siswa MAN Rembang

Rembang – MAN Rembang berkomitmen untuk eksis memelihara dan melestarikan kesenian. Hal ini terlihat dari penampilan puluhan siswa yang membawakan pertunjukan kesenian tradisional pada acara penglepasan kelas XII, Sabtu (13/5).

Ratusan pasang mata terlihat tertegun dan terkesima melihat penampilan yang apik dari hasil karya guru serta siswa-siswi MAN Rembang. Para tamu undangan, para wali murid serta para wisudawan-wisudawati turut hanyut menyaksikan tari gambyong dan tari saman yang disajikan dengan kolaborasi musik tradisional dan modern. Selain itu, tampil pula tim paduan suara, grup kethoprak Manera Vanjava, serta penampilan tim karawitan Manera Laras.

“Penampilan kesenian tradisional ini adalah salah satu bentuk perhatian dan kepedulian kami terhadap kesenian tradisonal di Indonesia. Harapannya, lulusan MAN Rembang bisa turut mewarisi kesenian leluhur bangsa Indonesia yang mmepunyai nilai bidaya tinggi,” kata Kepala MAN Rembang, Muhammad Yunus Anis.

Acara yang berpuncak pada prosesi wisuda ini dimeriahkan dengan penampilan dari Grup Ketoprak Manera Vanjava besutan dari Dani Indarto serta Sadik menyuguhkan cerita dengan lakon “Ande-ande Lumut”.

Acara yang digelar di Aula MAN Rembang itu dihadiri oleh Kepala Kankemenag Rembang, pengawas, pengurus komite, Kepala SMP/MTs se-Karesidenan Pati serta Wali murid siswa-siswi kelas XII.

Pilih madrasah

Kepala Kankemenag Rembang, Atho’ilah menyampaikan, dibutuhkan kerjasama yang apik antara kepala madrasah, dewan guru serta karyawan untuk menciptakan iklim belajar yang kondusif, sehingga terjadi peningkatan mutu pendidikan demi kesuksesan peserta didik di masa depan.

Atho’ilah juga berpesan kepada para wali murid untuk cerdas dalam memilih sekolah melihat tingkat kenakalan remaja yang begitu besar, moral anak semakin tidak karuan sehingga alangkah lebih baik jika anak dari Bapak/Ibu Wali murid untuk ditempatkan di Madrasah.

Dalam sambutannya Muhammad Yunus Anis menyampaikan, sebanyak 156 siswa lulus 100% dengan nilai yang memuaskan. “Alhamdulillah tahun ini ada 12 anak kami yang lolos SNMPTN serta SPAN-PTKIN, 5 bidik misi UNDIP, 1 jalur prestasi di UNNES, dan yang lain diterima di UIN”, tandas Anis.

Dihadapan ratusan pasang mata Anis juga menyampaikan bahwa ada 9 siswa-siswi yang langsung diterima kerja dan 1 siswa diterima di PT. PAMA Kalimantan. – (tj/ss/bd)