Ketatkan Prokes, AN MIN 1 Sukoharjo Lancar

Sukoharjo – Setelah sukses melaksanakan Asesmen Nasional (AN) di jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA yang dilaksanakan bulan Oktober lalu, kini giliran jenjang SD/MI yang mendapatkan jadwal AN.

MIN 1 Sukoharjo sendiri menggelar AN dengan dimonev langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo. Sejauh proses monitoring Senin, 22 November 2021 pelaksanaan AN terbilang lancar, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Perlu diketahui, pemerintah menilai AN adalah cara ukur yang efektif untuk meningkatkan daya kemampuan berpikir siswa. Hal ini karena komponen yang paling penting dalam AN adalah Asesmen Kompetensi Minimum yang terdiri dari literasi membaca dan literasi numerasi. Dengan komponen tersebut, kemampuan memroses dan menganalisis informasi dengan daya literasi akan tinggi.

“Kami sudah melaksanakan persiapan dari jauh hari perihal AN. Mulai dari alat penunjang serta simulasi yang bertujuan mengenalkan berbagai tipe soal AN dan cara pengoperasian komputer dengan baik. Semoga AN dapat menjadi alat evaluasi juga bagi kami, pihak madrasah dalam memperbaiki sistem dan segala komponen pembelajaran khususnya di MIN 1 Sukoharjo,” jelas Erma Nurlaila Ariyanti, Kepala MIN 1 Sukoharjo.

MIN 1 Sukoharjo mengikuti AN pada gelombang dua dan tiga. Gelombang dua dilaksanakan pada 17-18 November 2021 dan gelombang tiga pada 22-23 November 2021 dengan jumlah peserta 30 siswa serta 5 siswa sebagai cadangan yang dibagi menjadi dua sesi. AN dilaksanakan di laboratorium komputer dengan pendampingan satu orang pengawas dan satu orang sebagai proktor.

“Alhamdulillah dari hasil monev pelaksanaan AN MIN 1 Sukoharjo semua sudah baik dan berjalan dengan lancar. Kami berharap di madrasah ini ke depannya sebagaimana visi yang diharapkan, menjadi madrasah yang religius unggul dalam prestasi, jujur, disiplin, cerdas, dan berwawasan lingkungan. Tujuan ini pula yang diharap dalam pelaksanaan AN,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, AN berjalan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti menjaga jarak, memakai face shield dan masker, serta mencuci tangan dengan sabun.

“Selama pelaksanaan AN ini, dilihat dari segi alat penunjangnya seperti komputer dan jaringannya alhamdulillah sudah baik. Dari segi siswanya sendiri karena sudah sering melaksanakan simulasi dan sudah terbiasa mengoperasikan komputer jadi hampir tidak ada kendala yang berarti,” katanya,. (omk/djp/rf)