Keterlibatan Pimpinan Adalah Faktor Penentu Meraih Satker WBK

Kota Magelang – Senin (14/06), Dalam rangka monitoring proses Pembangunan  Zona Integritas menuju WBK dan WBBM Kapuslitbang Kementerian Agama RI menggelar Zoom Meeting Focused Group Discusssion (FGD) Pemetaan Zona Integritas Pada Kementerian Agama RI Tahun 2022.

Tidak terkecuali Tim PMPZI Kantor Kementerian Agama Kota Magelang, di aula kantor mengikuti dengan seksama acara penting tersebut. Tampak Kepala Kantor di dampingi Kasubbag TU, para Kasi dan Gara serta koordinator dan ketua pokja Tim PMPZI hadir untuk menimba ilmu mengenai tahapan dan kiat meraih satker WBK ditahun 2022 mendatang. Kantor Kementerian Agama Kota Magelang bersiap hadapi penilaian Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK), sebagai standarisasi layanan dalam instansi pemerintah.

Sofia Nur Kantor Kementerian Agama Kota Magelang dalam kesempatan tersebut mengatakan “WBK adalah target kita. Tahun ini menjadi penting dalam kita menyiapkan diri melaju menjadi satker WBK pada 2022. Enam komponen pengungkit penilaian PMZI yakni Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik harus difahami oleh masing-masing pokja. Kita bekerja secara tim, artinya kita harus saling bekerja sama dengan solid baik di dalam cakupan internal pokja maupun antar pokja. Sangat sulit untuk kita bisa meraih satker WBK dengan kerja sama yang lemah,” terangnya.

“Keterlibatan pimpinan dalam menyukseskan terget kita ini bersifat mutlak. Tanpa kepedulian dan peran aktif pimpinan dalam hal mendorong, mengevaluasi, dan memberikan solusi terhadap hambatan yang ada, Tim kerja PMZI kita akan melemah. Para pimpinan harus di garda terdepan dalam proses mewujudkan satker Kementerian gama Kota Magelang menjadi WBK ditahun 2022,” imbuh Sofia Nur. (HS).