Khamdan Asfahaani Terpilih Sebagai Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kab. Kebumen

Kebumen – Melalui Musyawarah Kerja (Musker) KKMI Kabupaten Kebumen yang dilaksanakan secara daring dan luring di RM. Momong Resto (18/08), Khamdan Asfahaani, yang juga menjabat Kepala MIN 4 Kebumen terpilih sebagai Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Kebumen periode tahun 2021 – 2024. Khamdan terpilih setelah melalui pemungutan suara menggunakan google formulir dan memperoleh suara terbanyak dari 4 kandidat lainnya yaitu Widyastuti, Siti Rojiatur Rochmah dan H. Sufyan Tsauri.

Tampak hadir secara fisik di RM. Momong Resto , Kepala Kankemenag Kabupaten Kebumen H. Panut, Kasi Pendidikan Madrasah Hj. Suwaibatul Aslamiyah, Kasubbag TU H. Khamid, Ketua Pokjawas, pimpinan sidang dan 3 orang perwakilan pengurus lama, sementara peserta lainnya dari 113 madrasah ibtidaiyah mengikutinya secara daring melalui Zoom Meeting.

Kepala Kankemenag Kabupaten Kebumen H. Panut yang berkenan membuka dan memberikan sambutan pada kegiatan tersebut memberikan beberapa pesan terkait Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI).

Pertama, Kepala menyampaikan bahwa pergantian kepengurusan dalam sebuah organisasi merupakan hal biasa yang terjadi pada setiap organisasi. Untuk itu H. Panut berpesan, siapapun yang terpilih nantinya harus didukung dengan kompak demi kemajuan Madrasah Ibtidaiyah di Kebumen.

Kedua, H. Panut berpesan agar reorganisasi ini berpedoman pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5852 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Kelompok Kerja Madrasah. “Laksanakan reorganisasi ini sesuai dengan regulasi dan utamakan untuk kepentingan kemajuan madrasah, bukan untuk kepentingan seseorang ataupun kelompok saja!,” pesan H. Panut.

Terkait hal tersebut, dia berpesan kepada seluruh peserta agar dalam memilih calon ketua dan pengurus lebih mengutamakan orang yang memiliki kompetensi menejerial baik, dan cakap dalam berkoordinasi.

Hal ketiga yang disampaikan Kepala Kankemenag adalah, bahwa KKMI harus bisa menjadi wadah bersama guna meningkatkan kompetensi, dan memberikan kesempatan seluas – luasnya kepada anggota untuk berbagi pengalaman serta saling memberikan bantuan untuk kemajuan bersama. “Jadikan KKMI sebagai wadah bersama untuk meningkatkan kemajuan bersama,” ujarnya.

Terakhir, dia berpesan kepada seluruh anggota KKMI agar dalam situasi pandemic seperti sekarang, bisa menjadi garda terdepan dalam penerapan protocol kesehatan 5M +1D. “Kepala Madrasah Ibtidaiyah harus bisa menjadi uswah penerapan protocol kesehatan 5M + 1D,” pungkasnya. (fz).