Khusyuk, Istighosah Di ponpes Taubatan Nasuha LP Blora

Blora –  Kankemenag Kab. Blora diselenggarakan Istighosah Ponpes TAUBATANNASUHA   yang diikuti sekitar 250 orang yang terdiri dari santriwan dan santriwati yang merupakan Narapidana LP Kelas III B. kegiatan di laksanakan di Aula Lembaga Pemasyarakatan (LP) 7/3 '18

kegiatan  dihadiri ustadz/ustadzah  yang tediri dari para Penyuluh Agama Islam Fungsional (PNS)  se-Kabupaten Blora maupun Penyuluh Honorer (Non PNS) Kecamatan Blora, serta Kasubbag TU, kasi kasi dan gara Syariah Kankemenag Blora serta narasumber tausiyah KH Nashuha Nawawi dari PP Darul Muna Klokah Kunduran Blora.

Dalam sambutannya, Kepala LP Blora, Yoga Aditya Ruswanto, A.Md.IP, SH, M.Hum menyampaikan bahwa Tujuan diadakannya kegiatan ini agar napi bisa menjadi lebih baik, sehat, serta merupakan amanah melaksanakan tugas negara  untuk mendidik para napi menjadi lebih baik secara mental maupun spiritual.

 Yoga juga menjelaskan bahwa napi hendaknya berusaha selalu memperbaiki diri menjadi lebih baik, dengan usaha dan tingkal laku yang baik, menjalani hukuman dengan baik,serta mau belajar bersama dengan Pondok Pesantren  Taubatan Nasukha yang sudah didirikan di Rutan ini.

“Marilah kita membuka pemikiran kita dan merubah tingkah laku kita semua untuk selalu berubah menjadi orang baik lagi supaya hidup kita lebih bermakna dan bermanfaat”paparnya serius.

“Manusia tidaklah sempurna,dan kita harus saling bersaudara, hati dan pikirannya harus dibuka atau disucikan, maka kita perlu mendidik mental keagamaan bersama, maka Lembaga pemasyarakatan ini Insyaallah bisa berbuat yang terbaik untuk Blora”. lanjutnya.

Seain itu, Yoga juga menandaskan bahwa masyarakat kadang masih memandang sebelah mata akan keberadaan para napi, dan dengan mengikuti aturan yang ada para napi penghuni lapas ini Insyaallah akan berubah menjadi lebih baik.

“Maka itu Lapas ini mengajak Kementerian Agama Blora untuk membina dan membimbing penghuni lapas khususnya para santri untuk menjadi baik dan lebih baik lagi, menuntun ke jalan yang benar dan memiliki kesadaran untuk beribadah”.

Senada dengan hal tersebut,  KaSubbag TU Kankemenag Blora, HM Fatah,M.Ed mengatakan bahwa melalui istighosah yang  sudah dilaksanakan, yang sudah di baca bersama sama semoga menjadikan kita semua menjadi golongan yang selamat dunia dan akhirat, khususnya doa bersama dari kita agar para santri bisa mengelola hati dan mengendalikan hatinya untuk taubat dengan sebenar benarnya taubat.

Fatah menjelaskan bahwa  Salah satu ikhtiar kita untuk bertaubat dengan cara dzikir atau istighosah untuk selalu mengira kepada Allah agar selalu dijaga hati kita untuk berubah menjadi baik, karena Hati manusia selalu berubah ubah kadang baik kadang buruk dan itu yang menentukan keimanan kita.

Menurutnya, Iman juga adakalanya naik dan turun,dan apabila iman dalam keadaan turun maka untuk menaikkan kembali dengan cara banyak dzikir seperti istigosah.

Selain itu, Fatah juga menyebutkan bahwa dari hadis Nabi bahwa hati manusia ada 4 golongan yakni  Hati yang bersih, yakni hati orang yang beriman dan sering melakukan ibadah, hati yang tertutup dan tertali adalah hati orang kafir, hati yang terbalik adalah hati orang munafik dan  hati yang berlapis adalah hati antara iman dan munafik.

“ Denga kegiatan istighosah ini semoga bisa membuat hati para napi tentram dan selalu mengingat Allah SWT, bisa diijabah oleh Allah Swt dan doanya bisa Diterima dan kabulkan Allah” imbuhnya.

“ Penghuni Lapas ini tidak kadang berbuat salah, maka agar segera kembali ke jalan benar hendaknya dengan Taubatannasuha, yakni mengobati hati  dengan dzikrullah, karena Cara terbaik untuk mengingat Allah adalah dzikir, seperti istighosah ini yang isinya memuji,meminta ampun dan berdoa kepada Allah SWT.” Pungkasnya.

Sementara itu, KH Nasuha Nawawi juga memaparkan materi pentingnya meningkatkan keimanan dan bertaubat keapda Allah SWT dengan berbagai cara dan pendekatan dengan taubat yang sebenarnya

kasi PD Pontren Kemenag Blora, Maspuin juga menyampaikan nahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas iman warga Binaan terutama di LP Blora supaya ada kekhusyukan dan kesadaran mental para penghuni LP utuk berupaya memperbaiki diri..(ima/Kumaidi/Dilla/bd)