Kiat hadapi persaingan dalam PPDB

Tegal – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2015/2016 menjadi perhatian serius Kankemenag Kota Tegal mengingat persaingan antar sekolah semakin ketat dalam menjaring peserta didik baru. Wujud dari keseriusan menghadapi PPDB tersebut adalah dengan penandatanganan pakta integritas Kepala MI dan Kepala MTs se Kota Tegal tentang komitmen pelaksanaan pendaftaran siswa baru tahun pelajaran 2015/2016. Pakta integritas ini menjadi salah satu kiat yang dilakukan Kankemenag dalam menghadapi PPDB. Penandatanganan pakta integritas tersebut dilakukan di Aula Kankemenag, (10/04).

Melalui pakta integritas ini kepala madrasah dituntut memiliki komitmen untuk melaksanakan sukses PPDB untuk meningkatkan kwantitas pendidikan di madrasah. Selain itu Kepala madrasah berkewajiban untuk mendorong peserta didiknya yang telah lulus ujian untuk memasuki ke jenjang yang lebih tinggi yaitu MTs dan MA di wilayah Kota Tegal secara tertib dan terarah. Pakta integritas ini merupakan upaya yang dilakukan guna menyikapi persaingan ketat antar sekolah dalam menjaring peserta didik dalam pelaksanaan PPDB tahun pelajaran 2015/2016.

Menyinggung mengenai PPDB Kepala Kankemenag Kota Tegal H. Nuril Anwar, SH, MH menekankan perlu untuk memperhatikan aturan terkait dengan hal ini, baik aturan dari Dirjen Pendis maupun Peraturan Daerah (Perda) yang ada. Karena Kemenag berada di dua kaki satu sisi harus mengikuti ketentuan Dijen Pendis dan di sisi lain tidak bisa lepas dari Perda.

Dikatakannya bahwa untuk mencetak anak soleh mestinya pendidikannya tidak berganti-ganti. Oleh karenanya anak perlu didorong untuk melanjutkan ke madrasah. Hal ini juga dimaksudkan untuk membesarkan dan memajukan madrasah. Untuk itu anak yang sudah di dalam (MI dan MTs) diusahakan tidak keluar. Sebab ini saling mendukung dan kualitas madrasah akan terjaga. “Oleh karena itu harus ada upaya-upaya, agar kepala madrasah menyampaikan kepada guru-guru supaya anak-anak didorong ke pendidikan yang ada kaitannya. Itu cara berfikir kita agar supaya kita sama untuk saling membesarkan madrasah kita”, ujarnya.

Ditambahkannya kebijakan mengenai pakta integritas ini adalah supaya ada ghirah atau semangat untuk melaksanakan sukses PPDB dan meningkatkan kwantitas pedidikan di madrasah. Kalau tidak ada kiat apapun, dikhawatirkan akan ada madrasah yang tutup karena persaingan sekolah sekarang sangat ketat untuk mendapatkan murid. Dan untuk menyelamatkan dan memajukan kualitas madrasah harus ada komitmen dan kesepakatan untuk saling membesarkan.

Selain penandatangan pakta integritas kaitannya dengan PPDB dalam kesempatan sama dilakukan pembahasan mengenai KSM (Kompetisi Sains Madrasah) dan Aksioma (Ajang Kreasi Seni dan Olahraga Madrasah). Menurut jadwal pelaksanaan KSM tingkat propinsi akan digelar pada 3 Juni dan tingkat Kab/Kota pada 8 Mei 2015. Adapun Aksioma tingkat propinsi akan digelar 4-7 Juni. Sedangkan tingkat Kota maksimal 3 minggu sebelum pelaksanaan tingkat propinsi.

Terkait dengan dua kegiatan itu Kakankemenag menginginkan dilakukan persiapan yang baik. Menurutnya perlu ada pembinaan dan pelatihan khusus, sehingga anak-anak yang dikirim ke tingkat propinsi benar-benar tampil percaya diri dan dapat memperoleh juara di tingkat propinsi maupun pusat.

Sementara itu Kasi Pendidikan Madrasah Hj. Muhsonah, S.Pd.I mengatakan bahwa anggaran dan juknis pelaksanaan dua kegiatan tersebut sudah ada, tinggal melaksanakannya saja. Karena anggaran pelaksanaan dua kegiatan tersebut mengunakan anggaran DIPA Kankemenag. Dirinya berharap yang juara di tinggkat Kota betul-betul bibit unggul dan dapat menjadi juara di tingkat propinsi.(lil)