Kinerja Diawali Dari Kecintaan Terhadap Profesinya

Karanganyar – Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Pengawas Agama Kristen (PAK) menyelenggarakan upgrading atau peningkatan profesi bagi anggota dan pengurusnya di kawasan outbond kebun teh Desa Kemuning, Ngargoyoso, (06/10). Kegiatan yang mengambil tema pembinaan dan pengembangan KKG-PAK Kantor Kementerian Agama ini diikuti oleh 50 an guru Agama Kristen se Kabupaten Karanganyar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Musta’in Ahmad, serta Pengawas Agama Kristen, Sugiyanto dan Sri Wuryani.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag mengatakan bahwa kualitas kinerja seseorang diawali dari kecintaan terhadap profesinya. Bahwa dengan kecintaan terhadap kerja yang digelutinya akan menambah nilai dan motivasi yang ada pada diri orang tersebut sehingga membawa dampak baik yang signifikan.

“Kinerja diawali dari kecintaan terhadap profesinya. Jadi bila kita tidak memiliki rasa mencintai, menyukai dengan apa yang kita kerjakan saat ini, maka kualitasnya jelas akan berbeda”, kata Musta’in.

Pada kesempatan tersebut Kepala Kemenag juga menghimbau para guru untuk memajukan KKG dengan berperan aktif didalamnya. Menurutnya banyak manfaat yang akan diperoleh dengan aktif dalam KKG, disamping bagi dirinya sendiri terlebih untuk kemajuan pendidikan agama yang diampunya.

“Untuk memajukan organisasi yang kita ikuti, misalnya KKG, penting mengetahui kebutuhan atau hal-hal yang diperlukan agar organisasi tersebut maju, diantaranya adalah visi, keterampilan, pengakuan, sumber daya dan rencana kerja”, terang Musta’in.

Di akhir sambutannya, Kepala Kemenag menjelaskan tentang 10 hal  menarik tentang guru. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi guru agar lebih mencintai pekerjaannya. 10 hal menarik tentang guru tersebut diantaranya bahwa guru adalah orang tua, seorang pendongeng yang baik, keprofesionalitasan, memiliki daya ingat super, penentu masa depan, dan lain sebagainya.

Sebelum dan sesudah pembinaan dari Kepala Kemenag, kegiatan diawali dengan ibadah yang dilanjutkan dengan outbond dan bermain game-game kecil untuk menambah keakraban dan kekompakan guru pendidikan agama Kristen. (ida-hd/Wul)