Kirab 110 Tumpeng Meriahkan Milad ke-40 MTsN 1 Magelang

Mungkid – Sebanyak 110 Tumpeng mewarnai Kirab Peringatan 40 Tahun MTsN Borobudur, 24 s.d. 25 Maret 2018 di MTsN Borobudur.  Sekitar 900 siswa MTsN, Guru dan Karyawan ambil bagian dalam kirab yang berlangsung setengah hari tersebut.

Kepala MTsN Borobudur Gunartomo, menyampaikan bahwa peringatan 40 Tahun MTsN Borobudur menjadi peristiwa yang istimewa. Apalagi, pada usia 40 Tahun ini, MTsN bertransformasi berubah nama menjadi MTsN 1 Magelang.

“Kita memaknai harlah madrasah sebagai tanggung jawab kelanjutan estafet dari para perintis. Sebagai generasi penerus agar tahu sejarah madrasah didirikan, sehingga bisa melanjutkan dan mempunyai rasa tanggung jawab. Kita bisa merasakan betapa susahnya para pendiri mewujudkan madrasah ini,” kata Gunartoomo.

Gunartomo menuturkan bahwa kegiatan Kirab dimaksudkan sebagai sosialisasi kepada masyarakat bahwa MTsN Borobudur diusia ke-40, semakin mantap dan siap dalam menyelenggarakan pendidikan sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk menitipkan putra-putrinya.

“Tumpeng yang wujudnya kerucut  memberikan makna selain kita memperkuat sisi bawahnya, kita tidak lupa untuk meminta kepada Allah Swt, bentuknya yang golong gilik sebagai pengejawantahan kebulatan tekad untuk mencapai satu kesuksesan,”  lanjutnya.

Waka kurikulum Khayatul Maki menyampaikan 110 tumpeng sebagai filosofi seorang Kepala Madrasah bahwa 100 dalam bahasa Jawa satus artinya “kudu duwe duit satus” harus mempunyai uang seratus, ngesat dan ngetus, yang bermakna dengan penuh kekuatan agar madrasah ini selalu berdiri maka harus Ngesat bandhane, ngetus keringete, menghabiskan harta bendanya, dan bekerja keras memeras keringat. Sedangkan angka 10 (sepuluh), bermakna sebagai angka istimewa, sehingga siapapun yang menjadi penerusnya harus memperoleh nilai istimewa (sempurna).

Setelah kirab kemudian dilanjutkan dengan selamatan Jenang Abang Putih menandai  pergantian nama MTsN Borobudur menjadi MTsN 1 Magelang.

“Pergantian nama ini merupakan transformasi MTsN Borobudur menjadi MTsN 1 Magelang. Semoga kita senantiasa menjadi nomor satu dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dengan unggul di bidang ilmu pengetahuan, tetapi mantap berakhlakul karimah. Kita mengadakan selamatan untuk mengenang dan mendoakan para pendiri yang sudah meninggal , dimohonkan ampun sehingga mendapat pahala,” papar Gunartomo.

Rangkaian peringatan 40 tahun MTsN Borobudur dimeriahkan kegiatan Try Out bagi siswa SD/MI. Kegiatan ini merupakan kegiatan untuk menjalin silaturahmi untuk menguatkan akar, mengenalkan kepada siswa SD/MI di sekitar Kecamatan Borobudur tentang MTsN Borobudur.  Kegiata ini merupakan usaha menyaring bibit-bibit siswa yang berkualitas sebagai calon penerus. (bam/am/bd)