KKG MI Gelar Pelatihan SKJ “Kita Bisa”

Purbalingga – Peran guru olah raga sangat penting dan diharapkan dapat menjadi garda terdepan, terlebih dalam menghadapi event-event olah raga pada HAB Kemenag. Maka agendakan untuk mengadakan latihan bersama, sehingga ke depan kita bisa meraih Juara Umum kembali. Dengan mempertahankan Piala Bergilir sebagai Juara Umum selama tiga tahun kita harapkan akan menjadi piala tetap. Hal tersebut disampaikan Ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K3MI) Kecamatan Kemangkon, Farid Syarifudin di aula PPAI setempat, Senin (13/08). Farid menyampaikan sambutannya mewakili Pengawas RA/BA-MI Kecamatan Kemangkon, Amirudin yang sedang menjalankan tugas dinas sebagai assessor Akreditasi di Kabupaten Cilacap.

Di depan 19 guru peserta kegiatan Pelatihan Senam Kesegaran Jasmani “Kita Bisa” tersebut, Farid mengajak agar para guru Penjas/Orkes menyamakan visi dalam gerak langkahnya.

“Guru Penjas/Orkes harus menyamakan visi dalam pembelajaran. Kelompok Kerja Guru (KKG) sebagai wadah komunikasi para pendidik pun harus hidup. Karena kalau KKG tidak berjalan, maka tidak ada kesamaan gerak langkah dan barometer yang sama dalam penilaian pembelajaran. Bisa jadi tiap-tiap madrasah akan mengambil inisiatif dan kebijakannya sendiri-sendiri. Misalnya satu madrasah memilih permainan bola sepak sebagai penilaian, sedangkan di madrasah lain menggunakan cabang olah raga lainnya,” ujarnya.

“Terlebih lagi menghadapi event yang diwacanakan dari Korwascam Dindikbud yang akan mengadakan lomba-lomba bagi siswa SD dan MI. Lomba siswa tersebut tentunya menjadi ajang bergengsi untuk menaikkan nilai jual madrasah kita di masyarakat. Maka guru Penjas/Orkes diharapkan mengambil peran kunci dan bersama-sama berusaha untuk menjadi yang terbaik,” ungkap Farid menandaskan.

Ketua KKG MI merangkap ketua Penyelenggara, Agus Tamami menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti oleh guru-guru MI di wilayahnya yang mengajar mata pelajaran Penjas/Orkes.

“Kegiatan ini diikuti 19 orang guru MI. Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari sejak Senin (13/08) hingga Rabu (15/08). Pelatih yang kita tunjuk adalah Ketua KKG Penjas, Farizal. Proposal kegiatan ini sebenarnya sudah kami ajukan sejak Mei lalu, namun terkendala kesibukan menghadapi UABDA dan USBN. Sehingga, baru pada bulan ini kita bisa realisasikan,” ungkap Agus. (sar/sua).