KKMTs Blora Tindak Lanjuti In House Training Kurtilas

Blora. – Kelompok Kerja Madrasah (KKMTs) Kabupaten Blora setelah mengadakan In House Training dalam tiga angkatan beberapa waktu lalu, melakukan tindak lanjut berupa pendalaman Kurikulum 2013 kemaren (21-22/10/2017).

Kegiatan yang dilaksanakan di MTs PSM Randublatung ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari wakil kepala urusan kurikulum dari 17 madrasah se eks Kawedanan Randublatung dan eks Kawedanan Cepu.

Adapun beberapa Madrasah Tsanawiyah yang mengirim utusan adalah MTs PSM Randublatung, MTs Hasyim Asy’ari Kradenan, MTs Salafiyah 1 Randublatung, MTs Assamani Jati, MTs. Islamiyah Jati, MTs Muhammadiyah 01 Randublatung, MTs Mujahidin Randublatung, MTs Salafiyah 2 Randublatung, MTs Attaqwa Kedungtuban, MTs Al Ma’ruf Kartayuda, MTs Miftahul Huda Ketuwan, MTs NU Diponegoro Kedungtuban, MTs Sunan Kalijaga Kapuan, MTs Darul Falah Cepu, MTs Al Muhammad Cepu, MTs Darussalam Nglanjuk dan MTs Al Fatawi Cepu.

Penanggungjawab kegiatan tindak lanjut In House Training,Solikhin,S.Ag menyampaikan bahwa Kegiatan yang dilaksanakan bagi guru Mdarasah tersebut menghadirkan  nara Sumber, Hj. Amiroh Ambarwati, MA dari Balai Diklat Keagamaan Semarang dimana kegiatan tersebut tidak hanya mendalami materi tetapi menghasilkan produk berupa Rencana Program  pembelajaran (RPP) dan Penilaian riil yang akan digunakan untuk mengisi Laporan Hasil Belajar Peserta Didik pada Semester Gasal 2017/2018.

“Pendalaman ini dikhususkan waka kurikulum karena mereka merupakan motor penggerak di madrasahnya masing-masing untuk meningkatkan kualitas madrasah”ungkapnya serius.

“Kami berharap mereka menjadi penggerak bagi madrasahnya untuk berkembang ke arah yang lebih baik dan berkualitas sehingga bisa lebih meningkatkan prestasi di madrasahnya masing masing melalui implementasi kurikulum 2013”imbuhnya.

Sementara itu, Ninik Puspito Rini, S.Pd, salah seorang peserta yang berasal dari MTs Assamani Jati mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk peningkatan pemahaman guru tentang kurikulum 2013 dan pengembangan bahan ajar guru.  “Sejujurnya saya lebih paham tentang kurikulum 2013 dan penilaiannya setelah kegiatan pendalaman ini, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya dan madrasah saya”ungkapnya antusias.

Pihaknya juga berharap agar produk dari kegiatan ini bisa dikawal secara terus menerus agar madrasah lebih baik dan lebih maju.

“ Mudah-mudahan saya bisa menggerakkan rekan-rekan pendidik di MTs Assamani untuk lebih maju”pungkasnya wanita kelahiran Sukoharjo ini.

Sebagai penutup, kegiatan ini diakhiri dengan pembentukan Pengurus Forum Komunikasi Waka Kurikulum untuk pemahamanMadrasah (FKWKM) Wilayah Selatan . (Shol-Ima/bd).