Kloter 1 Debarkasi Solo tiba di Bandara Adi Soemarmo Solo

Boyolali – Setelah hampir 5 jam menanti, akhirnya kepastian akan datangnya jamaah haji terjawab dengan mendaratnya pesawat GA 6501 yang mengangkut penumpang jamaah haji kloter 1 Debarkasi Solo.

Suasana bahagia, haru dan lega tampak menghiasi wajah jamaah haji yang turun dari pesawat, terlebih kloter 1 sempat mundur dari jadwal penerbangan hampir 5 jam. Beberapa dari jamaah haji yang turun dari pesawat langsung melakukan sujud syukur dan menengadahkan tangan berdoa kepada Allah, sebagai ungkapan kesyukurannya telah dapat melaksanakan dan menyelesaikan prosesi ibadah haji dan dapat pulang kembali ke tanah air dengan selamat.

Menurut informasi dari jamaah haji yang sempat ditanya, Syamsudin asal Kabupaten Brebes yang kebetulan dapat melaksanakan ibadah haji bersama istrinya menyampaikan bahwa secara keseluruhan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sudah baik dan lancar, walaupun pelaksanaan haji tahun ini merupakan haji akbar namun secara keseluruhan dapat dikatakan lancar dan tidak ada masalah yang terjadi pada jamaah haji Indonesia.

Untuk masalah penundaan jadwal pesawat ini lebih banyak dikarenakan proses bagasi yang ketat diterapkan oleh pihak Garuda Indonesia.

Banyak didapati di tas-tas jamaah haji membeli oleh-oleh yang menurut pihak Garuda oleh-oleh tersebut tidak boleh dibawa dalam penerbangan, dan paling banyak lagi mereka membawa air zam-zam yang dimasukkan tas-tas dalam bagasi. Karena menurut pihak Garuda membawa air yang penempatannya tidak rapat dan sesuai standar akan membahayakan dalam penerbangan.

Para jamaah haji kemudian diangkut oleh bis-bis yang sudah disiapkan untuk dibawa ke Asrama Haji Donohudan guna mengikuti proses penyerahan dan penerimaan jamaah haji yang dilaksanakan oleh Panitia Peneyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo kepada perwakilan pemerintah daerah dari Kabupaten Brebes.(gt)