Kodim 0728/Wonogiri Gandeng Kemenag Sukseskan Doa Bersama 171717

Wonogiri – Kodim 0728/Wonogiri Menggandeng Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri untuk menyukseskan program ‘Doa Bersama 171717’ di Kabupaten Wonogiri  yang di instruksikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Untuk menyukseskan program tersebut, Kodim Wonogiri hari ini, Selasa (01/07) mengadakan rapat koordinasi membahas tehnis kegiatan tersebut, di Ruang Rapat Kodim Wonogiri.

Hadir dalam Acara tersebut Ka. Kankemenag Wonogiri, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0728 Wonogiri , Kasi Bimas Islam, Ka. Gara Katolik, Toga Toma, FKUB dan perwira di jajaran Kodim Wonogiri.

Dalam rakor tersebut Ka. Kankemenag Wonogiri, H. Subadi  menyatakan mendukung secara penuh dan komitmen untuk suksesnya program dari Kodim tersebut yang memang 1 hari sebelumnya sudah di adakan koordinasi Kodim dan Kemenag.

Menurut H. Subadi momentum doa bersama antar umat beragama  harus menjadi alat pemersatu, meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa dalam rangka terciptanya kesehjateraan dan ketentraman masyarakat Wonogiri.

Doa bersama menurut Ka. Kankemenag juga bertujuan untuk mensyukuri nikmat Allah SWT atas karunia yang di limpahkan berupa rizki, ketentraman, kedamaian dan kerukunan selain itu juga untuk memohon kepada Allah SWT mengayomi, membimbing dan memberikan kekuatan lahir batin kepada pemimpin dan pengambil kebijakan di jajaran pemerintah kabupaten wonogiri sehingga dapat menjaga pembangunan mental dan spiritual masyarakat di Kabupaten Wonogiri.

Sedangkan Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0728 Wonogiri, Mayor (Inf) Handoko Setyo Budi  mengatakan  bahwa sesuai petunjuk dan perintah dari Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo penyelenggaraan doa bersama masyarakat pada 17 Agustus 2017 pukul 17.00 WIB bertujuan agar Indonesia penuh kasih sayang.

“Kalau semua kasih sayang seperti sifat Allah maka tidak akan ada keributan,” imbuh Kasdim menirukan statement Panglima TNI.

Menurut Kasdim Wonogiri gelaran doa bersama yang diberi nama ‘Doa Bersama 171717’ juga sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo. Presiden menginginkan implementasi dari sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dia menjelaskan pelaksanaan doa bersama merupakan implementasi sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan yang maha esa. Sebelumnya, dia menyatakan, Indonesia memeringati hari kelahiran Pancasila pada 1 Juni lalu.

Pelaksanaan doa bersama tersebut, untuk umat Islam, tahfiz Quran akan dikumpulkan untuk khatam Alquran mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. “Acara akan ditutup dengan shalat maghrib berjamaah,” kata dia.

Di tempat berbeda, umat agama lain juga akan berdoa. “Umat agama Katholik berdoa dipimpin pendeta, Protestan berdoa, Hindu dan umat Budha juga berdoa,” ujar dia. (Mursyid _Heri/wul)