Kolase Koran Bekas Latih Kreativitas Anak

Purbalingga – Bersamaan dengan penyelenggaraan kegiatan Market Day di MIM Penaruban Kecamatan Kaligondang, Sabtu (30/3/2019) digelar Lomba Kolase Koran yang diikuti siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Kaligondang dan Bustanul Athfal (BA) se-wilayah Purbalingga. Hal tersebut disampaikan Kepala MIM Penaruban, Siti Nur Laely dalam komunikasinya, Rabu (3/4/2019).

Laely menjelaskan, Kolase adalah sebuah karya seni yang dapat dibuat dari berbagai bahan seperti kertas koran, foto, pita atau benda lainnya yang ditempelkan pada benda lain misalnya kertas polos. Kolase berasal dari kata dalam bahasa Perancis “coller” yang berarti merekatkan dengan lem dan merupakan cara yang menyenangkan untuk bereksperimen  dengan bermacam-macam bahan agar mendapatkan hasil akhir yang menakjubkan.

“Sebagaimana makna kolase, kami berupaya merekatkan hati dengan masyarakat. Agar MIM Pena semakin dikenal tidak hanya sebatas nama, namun juga berkenalan dan bersilaturrahmi secara langsung melalui kegiatan Lomba Kolase Koran bagi PAUD, BA dan TK yang sudah delapan tahun berturut-turut kami selenggarakan,” jelasnya.

Laely menjelaskan, bahan yang digunakan untuk kolase tersebut adalah koran bekas sebagai salah satu barang buangan.

“Kami menentukan bahan kolase berupa koran. Bahannya mudah didapat, selain itu juga untuk memanfaatkan barang bekas. Bahan limbah tersebut kemudian disulap menjadi benda seni. Tujuan lainnya adalah untuk melatih kreativitas anak-anak. Para orang tua pun dapat membuat kolase koran untuk menjalin kebersamaaan dengan anak–anak saat di rumah.  Cara mudah agar kita sejenak tidak disibukkan dengan gadget,” pungkasnya.

Berhasil meraih Juara 1, Juara 2 dan Juara 3 masing-masing adalah : BA Cabang Purbalingga, BA Bancar dan BA Penaruban. Sedangkan untuk Juara Harapan 1, Harapan 2 dan Harapan 3 masing-masing adalah :  BA Purbalingga Wetan, TK Pertiwi Penaruban dan BA Cabang Purbalingga. (sri_sar/bd)