Komite : Mojolaban Butuh SMK untuk Menampung Siswa Madrasah

Sukoharjo – Tiap akhir tahun pembelajan di sekolah/ Madrasah selalu diadakan kegiatan pelepasan siswa siswi kelas IX. Begitu juga halnya dengan MTs Negeri 1 Sukoharjo, dikarenakan masih dalam masa pandemi covid-19, pelaksaan akhirussanah dan pelepasan siswa siswi kelas IX MTs Negeri 1 Sukoharjo tahun pelajaran 2020/2021 kali ini dilaksanakan secara terbatas di salah satu ruang kelas madrasah dan juga disiarkan secara virtual melalui kanal youtube madrasah, Selasa (08/06).

Bagi yang hadir di lokasi akhirussanah mereka wajib mematuhi protokol kesehatan yang ketat.  Pada tahun ini MTs Negeri 1 Sukoharjo melepaskan siswa sebanyak 294 siswa, yang terdiri atas 187 putra dan 107 putri. Dalam pelaksanaan prosesi pelepasan diawali dengan pembukaan dilanjutkan dengan Pembacaan Ayat Suci al Qur’an oleh Najmatus Sholihah anak Kelas VII Program Khusus Tahfidzul Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh semua hadirin.

Dilanjutkan dengan prosesi wisuda pengalungan samir secara berurutan dari kelas IX PK TQ sampai kelas IX J dilanjutkan dengan prosesi serah terima siswa dari MTs Negeri 1 Sukoharjo kepada wali siswa melalui komite MTs Negeri 1 Sukoharjo.

Kepala MTs Negeri 1 Sukoharjo, Mujiyono melepaskan dan menyerahkan kembali siswa yang telah lulus kepada orangtuanya melalui Komite MTs Negeri 1 Sukoharjo yang dalam hal ini diwakili oleh Ketua Komite Musriyanto, S.H. “Komite menitipkan putra-putrinya untuk dididik, dibina, dibimbing, diajar dan juga dilatih belajar di MTsN 1 Sukoharjo selama 3 tahun ini, dan anak2 telah dapat menyeleseikan seluruh program pembelajarannya” tutur Kamad Mujiyono dalam sambutannya,

”Harapan kami anak-anak dapat meningkatkan iman dan taqwanya, mampu melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi sehingga kelak menjadi orang yang bermanfaat buat dirinya sendiri, keluarga, agama, bangsa dan negaranya,” harap Mujiyono diujung sambutannya.

Kamad juga menyampaikan permohonan maaf jika masih ditemukan banyak kekurangan, meskipun diakui ia bersama guru, karyawan dan seluruh keluarga besar MTsN 1 Bekonang sudah berusaha dengan maksimal, mencurahkan segala daya dan upaya untuk memberikan pendidikan yang terbaik.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua Komite Musriyanto, pihaknya berharap anak-anak yang telas berhasil menyelesaikan pendidikannya di MTs N 1 bekonang tersebut dapat segera melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, ia juga berharap kelak akan ada di Bekonang sekolah kejuruan yang akan menampung lulusan madrasah yang ingin melanjutkan kesekolah-sekolah profesi.” Supaya Mojolaban ada SMK karena dari madrasah butuh sekolah kelanjutan yang mengarah kepada profesi, sekali lagi kami ucakan terima kasih kepada bapak ibu guru semoga mapel (mata pelajaran) yang telah diajarkan menjadi amal sholeh yang pahalanya terus menerus mengalir kagem panjenengan” kata Musriyanto.(dm/rf).