Koordinasi dan Konsolidasi, untuk Optimalkan Pelayanan Jemaah Calon Haji

Wonosobo (Kemenag) – Dalam memberikan pengetahuan terkait tertib administrasi kepada calon jemaah haji asal Kabupaten Wonosobo tahun 1444M/2019H, Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo melalui Gara Haji dan Umrah, gelar Sarasehan Koordinasi dan Konsolidasi jemaah calon haji. Acara tersebut diselenggarakan di Masjid Besar Al Mansur Kauman Wonosobo, Selasa (29/1)

Hadir dalam acara tersebut yakni Kepala Kankemenag Wonosobo, Kasi Haji beserta jajarannya, Dinas Kesehatan, Perwakilan KBIH se  Kabupaten Wonosobo dan melibatkan 1069 Peserta yang merupakan jemaah calon haji Asal Wonoosbo tahun 2019.

Dalam sesi pembukaan acara, Kasi Haji Umroh Kemenag Wonosobo, Totok Jumantoro menjelaskan, terkait runtutan tertib administrasi serta aturan dan kebijakan, baik peratuan Pemda, Pusat maupun Kemenag RI kepada jamaah calon haji 2019 hingga esok menjelang keberangkatan.

“Pendaftaran haji dilakukan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten/ Kota tempat domisili pada setiap hari kerja, selanjutnya jemaah yang sudah melakukan pendaftaran, kemudian melakukan pelunasan BPIH. Sementara untuk pembatalan, calon jemaah haji yang membatalkan pendaftarannya, maka BPIH nya akan dikembalikan melalui rekening di BPS BPIH tempat setor semula. Dilanjutkan membuat paspor dan prosedur lainnya, baru memasuki tahap pemberangkatan, hingga pulang nanti tentu akan di dampingi dari pemerintah daerah dan kantor Kemenag,” terang Totok Jumantoro.

Sementara itu kepala Kantor Kemenag Wonosobo, M Thobiq, dalam sambutannya justru condong dalam pembangunan mental dan motivasi untuk peserta jemaah calon haji.

“Jemaah calon haji 2019, percayalah bahwa keberangkatan haji merupakan restu dari Allah SWT. kepada kita berkunjung untuk melakukan ibadah di tanah suci. Kesempatan ini banyak di tunggu semua kalangan, bahkan ada yang rela menyisihkan uang belanja selama bertahun-tahun. Kita sudah ikhlas untuk menunggu waktu ini, jangan sampai kesempatan yang sudah Allah ridhoi ini kita sia-saikan. Manfaatkan waktu sebelum keberangkatan haji untuk menjaga kesehatan kita, stamina dan rohani kita agar lancar tidak ada halangan,” ungkap Muhhamad Thobiq.

Pihaknya juga berharap, pelayanan keberangkatan haji tahun 2019 yang di sediakan oleh Kemenag dan Pemerintah bisa optimal agar jemaah merasa nyaman dan aman dalam menjalankan ibadah.(PS-WS/SUA)