KPLA Tanamkan Wawasan Multikultural dan Kebangsaan bagi Pelajar

Bandungan – Kerukunan Umat Beragama (KUB) merupakan program prioritas Kementerian Agama dalam mencapai salah satunya misi guna memantapkan kerukunan inter dan antar umat beragama di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kementerian Agama sebagai instansi vertikal selalu berupaya melaksanakan program-program yang sinergi dari pusat hingga ke daerah. Dalam bahasan kerukunan penguatan kader kerukunan bagi kalangan generasi muda menjadi target bagi Kementerian Agama dalam memberikan pembinaan dan sosialisasi terkait kerukunan umat beragama.

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah melalui Subbag Hukum dan Kerukunan Umat Beragama di Bagian Tata Usaha mempunyai program andalan dalam mensinergikan program Kementerian Agama RI di wiayah Provinsi Jawa Tengah melalui Kemah Pelajar Lintas Agama (KPLA). Tahun 2016 ini kembali KPLA VI digelar dengan mengambil tempat di lokasi wisata Umbul Sidomukti Jimbaran Bandungan Kabupaten Semarang, rencananya kegiatan berlangsung dari tanggal 28 s.d. 31 Maret 2016.

Menurut Wahid Arbani selaku Ketua Panitia melaporkan bahwa peserta KPLA VI merupakan pelajar setingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dengan latar belakang agama yang berbeda-beda dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah sebanyak 100 orang pelajar, diharapkan dengan materi-materi yang telah disiapkan oleh panitia dari Polres Semarang, Kodim 0714 Salatiga, FKUB Provinsi Jawa Tengah serta kegiatan outbond yang dipandu oleh Even Organizer (EO) Ra’ Gentar mampu menjadikan para peserta menjadi kader-kader kerukunan di daerahnya masing-masing.

“Melalui KPLA VI yang akan dilaksanakan selama 4 (empat) hari, mampu membentuk para peserta menjadi kader-kader kerukunan yang memiliki wawasan multikultural dan kebangsaan di kalangan generasi muda Jawa Tengah, dalam rangka mewujudkan kerukunan di Jawa Tengah yang semakin kondusif,” ucap Wahid Arbani yang saat ini menjabat sebagai Kepala Subbagian Organisasi, Tata Laksana dan Kepegawaian di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.

Wahid menambahkan bahwa pelaksanaan KPLA VI ini merupakan kerja bareng Kanwil Kemenag Prov. Jateng dengan Ra’ Gentar yang mendampingi setiap sesi materi dari nara sumber dan memandu secara khusus pada saat materi outbond, sehingga disamping membekali para peserta dengan materi-materi terkait pengembangan wawasan multikultural dan kebangsaan juga memberikan pengembangan mental dalam kebersamaan dan kemandirian melalui sesi outbond.

“Sekalipun dalam kegiatan ini akan padat dengan materi tentang wawasan multikultural dan kebangsaan, namun panitia telah menggandeng EO Ra’ Gentar yang akan membentuk karakter dan jiwa para peserta dalam kebersamaan dan kemandirian melalui sesi outbond, sehingga diharapkan para peserta tetep semangat dan ceria serta terwujud kerukunan antar pelajar lintas agama setingkat SLTA sebagai trigger kerukunan umat beragama di Jawa Tengah,” kata Wahid menambahkan.(gt/gt)