Kreatif! Waktu Menunggu Anak Sekolah Tidak Terbuang Percuma

Wonogiri – Memberikan penyuluhan di tempat ibadah baik masjid maupun musholla dan di majelis taklim merupakan hal biasa dan lazim, tetapi ketika di lakukan kepada para penunggu anak-anak TK / RA butuh terobosan. Kebiasaan ibu-ibu yang ngobrol dan bincang-bincang menunggu anaknya sekolah di rubah dengan acara ngaji bersama-sama dan bimbingan rohani.

Hal tersebut dilakukan penyuluh agama Islam Kecamatan Wonogiri di Masjid Besar At Taqwa Kabupaten Wonogiri setiap hari senin dengan memberikan ceramah agama pada wali murid RA At Taqwa di sela-sela waktu menunggu putra-putrinya yang sedang belajar bersama gurunya. Agar selama waktu menunggu tidak terbuang percuma dan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan positif untuk kajian ilmu agama.

Terkait sasaran dakwah penyuluh agama Islam, Kasi Bimas Islam Kankemenag Wonogiri, Hidayat Masykur, Rabu (07/03) di ruang kerjanya  menyampaikan bahwa Penyuluh agama Islam yang berstatus PNS maupun Non PNS sudah di bagi di setiap kecamatan, sesuai keahlian dan disiplin ilmunya masing-masing termasuk penyuluhan kepada komunitas wali murid  TK maupun Raudlatul Atfhal.

“Termasuk para penyuluh yang akan memberikan ceramah agama pada wali murid TK / RA di sela-sela waktu menunggu putra-putrinya yang sedang belajar bersama gurunya, di maksudkan agar selama waktu menunggu bisa dimanfaatkan untuk kegiatan positif untuk kajian ilmu agama,” jelas Hidayat.

Dijelaskannya, kebijakan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk untuk memberdayakan penyuluh agama Islam, agar mereka memiliki sasaran dakwah yang jelas dan produktif. Sedangkan Kepala RA At Taqwa mengucapkan terima kasih atas pembinaan kepada penunggu / para wali murid RA  At Taqwa, selain memanfaatkan waktu luang juga bisa menjadi nutrisi hati, yang di harapkan mampu meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT.

Dalam penyuluhan yang di lakukan penyuluh, Paijo dari Penyuluh Agama Islam KUA Wonogiri selain melakukan tausiyah juga di isi dengan interaktif maupun diskusi agama, dzikir mujahadah maupun belajar Baca Tulis Al Qur’an (BTA).(mursid_heri/Wul)