KSM Untuk Madrasah Hebat Bermartabat

Kota Magelang. Madrasah sebagai lembaga pendidikan dituntut untuk mampu meningkatkan kualitas pendidikan maka kompetisi sains madrasah adalah wahana untuk peserta didik berekspresi dan menunjukkan kualitas. Demikian disiapkan kepala kantor kementerian agama kota Magelang Sofia Nur pada saat meninjau langsung kegiatan kompetisi sains madrasah di MAN kota Magelang (19/9).

” Madrasah harus mampu bersaing dan meningkatkan kualitas tidak hanya pada sisi pendidikan keagamaan tapi ilmu murni dan inovasi pendidikan” kata Sofia Nur

Lebih lanjut disampaikan dewasa ini pendidikan memiliki tantangan selama satu tahu lebih dengan sistem pembelajaran daring, ini adalah bentuk pendidikan yang baru dan semua tenaga pendidik serta peserta didik untuk mampu memiliki inovasi pembelajaran dan juga peningkatan potensi, selain itu sebagai ajang untuk berlomba mekanisme dan sistem dalam pembelajaran agar siswa mampu menyerap dan menerapkan pendidikan secara baik. Tegas Sofia

Kegiatan kompetisi sains madrasah Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021 di ikuti oleh siswa yang telah terpilih tingkat kota Magelang dan menjadi juara pada seleksi tingkat kota. Hadir dalam peninjauan kasi Penmad kemenag kota Magelang.

Dalam penjelasanya kasi Penmad menyampaikan Hari Pertama kompetisi sains madrasah adalah jenjang MA Sesi 1 Matematika, Fisika, Biologi dan Sesi 2 Kimia, Ekonomi, Geografi.
Hari ke dua (MI MTs) Sesi 1 jenjang MTS IPA, Matematika, IPS dan Sesi 2 IPA, Matematika (MI). Peserta adalah dari juara 1, 2 , dan 3 KSM Tingkat Kota Magelang yang telah dilaksanakan pada tanggal 21 s.d 23 Agustus 2021.
Pelaksanaan KSM tanggal 19 s.d. 20 September 2021. Jelas Arif Yudha Himawan

Dengan terselenggaranya kompetisi sains madrasah tingkat provinsi Jawa tengah dan Kota Magelang masuk pada nominasi diharapkan mampu bersaing dan mendapatkan hasil yang terbaik. Persiapan yang cukup panjang Dimas Pandemi Covid-19 tidak menjadi penghalang untuk berprestasi untuk menjadikan Kemenag kota Magelang melayani, ngati-ati lan ngayomi “melenggang”. (Wahono)