KUA di Kabupaten Pemalang Serentak Gelar Bimbingan Manasik

Pemalang – Seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pemalang mulai hari ini, Senin (22/5) serentak menggelar bimbingan manasik haji tahun 1438 H/2017 M tingkat kecamatan gelombang I. Kegiatan akan dilaksanakan selama tiga hari kedepan.

Bimbingan manasik diikuti oleh seluruh jamaah calon haji yang dibagi perwilayah. Dari 14 kecamatan, hanya 12 KUA yang menggelar manasik. Sedang dua kecamatan, Warungpring dan Watukumpul menggabung dengan kecamatan Randudongkal dan Belik karena jumlah jamaahnya kurang dari 20 orang.

Kepala Kankemenag, Taufik Rahman turut menjadi salah satu narasumber dalam bimbingan manasik. Saat mengisi materi di KUA Kecamatan Petarukan dan Ampelgading, dia menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional dan menjadi tanggung jawab Pemerintah di bawah koordinasi Menteri Agama. Pemerintah selalu berupaya agar penyelenggaraan ibadah haji dari tahun ke tahun meningkat.

“Dalam setiap penyelenggaraan ibadah haji, Pemerintah selalu berupaya agar pelaksanaan ibadah haji tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut bisa langsung dirasakan oleh jamaah, tiap tahun indeks kepuasan jamaah selalu meningkat,” jelas Taufik.

Selama pelaksanaan bimbingan manasik, Kepala Kankemenag meminta kepada tutor untuk memberikan bimbingan yang mudah dipahami oleh jamaah. Bimbingan sebaiknya lebih banyak diisi tanya jawab daripada pemberian teori. Dia juga meminta kepada jamaah untuk mengikuti bimbingan manasik dengan baik agar bisa melaksanakan haji mandiri.

“Bimbingan manasik haji dimaksudkan untuk memberikan bekal pelaksanaan ibadah haji kepada para jamaah calon haji sehingga diharapkan saat pelaksanaan bisa melakukannya secara mandiri, tidak bergantung kepada jamaah lainnya. Oleh karena itu mohon ikuti bimbingan manasik dengan sebaik-baiknya,” ajaknya.

Taufik menyebutkan masa sekarang ini diibaratkan masa persiapan haji. Gunakan masa ini dengan sebaik-baiknya untuk persiapan lahir dan batin. Dia menekankan pentingnya menjaga kesehatan karena ibadah haji merupakan ibadah fisik.

“Keberangkatan haji kurang dari dua bulan. Bagi yang punya penyakit silakan dipersiapkan agar saat keberangkatan dalam kondisi sehat. Karena ibadah haji adalah ibadah fisik, membutuhkan fisik yang prima,” himbau Taufik. Sesi materi oleh Kepala Kankemenag diakhiri dengan tanya jawab. (fi/rf)