Kudaifah dan Para Kasi Hadiri Penutupan Expo Kabupaten Batang Tahun 2018

Batang – Kegiatan ini sukses berkat dukungan dari semua pihak, baik forkopinda, instansi  vertikal, para Camat, BUMD, BUMN, serta seluruh masyarakat Batang, untuk itu saya menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga, demikian disampaikan Bupati Batang H. Wihaji dalam sambutannya pada penutupan kegiatan expo Kab. Batang tahun 2018 di Alun-alun Batang pada Selasa (02/10).

Wihaji menyampaikan, ucapan terimakasih juga pada Bapak Gubernur Jawa Tengah beserta jajarannya yang telah menghadiri acara ini, dan berkenan menutup kegiatan expo ini secara resmi. Beliau juga melaporkan bahwa expo ini diisi dengan hasil produksi lokal yang diusung oleh para industri lokal, seperti batik asli Batang, kerajinan tangan, sauvenir maupun home industri lain.

“ Expo kali ini saya melibatkan semua potensi yang ada dimasyarakat Batang, seperti batik khas Batang, Kerajinan Tangan, sauvenir, produk olahan makanan dan semua home industri yang ada, semua itu di pamerkan dan ditawarkan agar potensi Batang dapat di kenal secara menyeluruh oleh masyarakat yang lebih luas”, kata Wihaji.

Disela-sela kegiatan ini Bupati Batang beserta para camat se kabupaten Batang menampilkan karawitan dengan nama karawitan “Ngaku Salah” yang langsung dimainkan oleh para pejabat itu, Wihaji sebagai pemain Kendang memimpin langsung dengan menampilkan dua lagu secara live.

Selanjutnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutan pengarahannya menyampaikan apresiasi yang begitu tinggi terhadap Pemerintah kab. Batang beserta jajarannya yang telah menampilkan kearifan lokal yang luar biasa dibalut dengan nilai-nilai integritas. Dia juga menyampaikan bahwa Batang merupakan Kabupaten yang potensial, maka dia titip bila ingin mengundang investor dari luar, benahi penataan ijin dan prosedurnya agar para investor mudah masuk.

“Saya sangat mengapresiasi dengan kerja keras pemerintah Kab. Batang beserta Jajarannya baik forkopinda juga lembaga-lembaga vertikal yang ada, kekompakan seperti ini akan membawa Batang lebih baik kedepan, namun kearifan lokal yang ada jangan sampai terkikis, jati dirinya untuk lebih diperkuat agar simpul-simpul masyarakat baik ekonomi, budaya, pendidikan dan industri tetap mengakah di masyarakat, bila Batang ingin mengundang para investor dari luar maka saya berpesan perbaiki sistem perijinan dan penataan ijin dipermudah agar mereka dapat masuk ke Batang,” ungkapnya.

Selain itu, Ganjar juga berpesan pada semua ASN diseluruh kabupaten Batang, bahwa kita adalah pelayan masyarakat, dan abdi masyarakat, maka untuk selalu memiliki integritas dalam pelayanannya sehingga masyarakat merasa senang dan merasa terlayani dengan baik.

“Selaku pelayan masyarakat saya serukan pada seluruh ASN di kab. Batang agar dalam pelayanan itu berorientasi pada  kepentingan masyarakat apa itu kepentingan masyarakat?, pada prinsipnya pelayanan yang berorientasi pada masyarakat itu harus cepat, tepat dan mudah, bila itu dapat dinilai dan dirasakan oleh masyarakat, maka sesungguhnya kita telah melakukan hal yang benar”, pesannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kab. Batang secara terpisah mengatakan bahwa dirinya beserta para pejabat di Kemenag diundang oleh Bupati dalam penutupan expo ini, maka kami dapat menghadiri bersama-sama, bahkan dia memerintahkan kepada Kasi Pen.Mad untuk mengundang Kepala-Kepala MA dan MTs yang terjangkau untuk ikut menyambut kedatangan Gubernur Jawa tengah dalam acara penutupan Expo ini.

“Saya selaku yang dituakan di kantor ini, mengajak semua kasi dan penyelenggara  untuk menghadiri undangan Bupati Batang dalam penutupan expo ini, bahkan saya memerintahkan pada Kasi Penmad agar mengundang juga Kepala-kepala MA dan MTs di kota Batang untuk ikut menghadiri kegiatan ini,” ujarnya.

Setelah acara selesai Kudaifah beserta para pejabat Kemenag Kab. Batang ikut berkunjung pada expo untuk melihat secara langsung produk-produk yang dipamerkan disana. (Zy/rf)