Kudus sabet Juara Umum Porsadin Jateng

Rembang — Kabupaten Kudus berhasil menyabet juara umum Pekan Olahraga dan Seni antar Madrasah Diniyyah Takmiliyyah Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan di Ponpes Alhamdulillah, Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Jum’at-Minggu (28-30/8). Kudus berhasil membawa pulang tiga medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu.

Sementara juara umum II diraih oleh Kabupaten Rembang yang juga sebagai tuan rumah. Kafilah Rembang berhasil merebut tiga piala emas, satu piala perak, dan satu piala perunggu. Dan sebagai juara umum III yaitu Kabupaten Tegal dengan perolehan dua medali emas, lima medali perak, dan dua medali perunggu.

Porsadin ini secara resmi ditutup pagi tadi (30/8), oleh Kepala kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha Andewi Susetyo. Dalam sambutannya, Andewi menyampaikan selamat kepada para pemenang. Sementara bagi yang belum mendapatkan juara gara tidak berkecil hati, sebab masih ada banyak kesempatan untuk berkompetisi di ajang serupa tahun mendatang.

Beliau memberikan apresiasi yang tinggi kepada peserta yang tergolong anak-anak hingga usia 13 tahun. Menurut Andewi, anak-anak merupakan aset negara Indonesia yang harus dididik dengan nilai-nilai agama dalam rangka menciptakan generasi bangsa yang berakhlakul karimah.

“Di tengah kondisi bangsa yang sedang mengalami keprihatinan, anak-anak merupakan aset nasional untuk menjaga keutuhan NKRI. Madrasah Diniyyah Takmiliyyah merupakan salah satu lembaga pendidikan untuk menciptakan generasi bangsa yang berkarakter positif,” ungkap Beliau.

Para juara akan mewakili ajang tingkat nasional

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang mewakili panitia penyelenggara tingkat Kabupaten Rembang menyampaikan terima kasih kepada segenap panitia yang mendukung kelancaran dan kesuksesan acara. Atho’illah juga menyampaikan terimakasih atas dipilihnya Rembang sebagai tuan rumah Porsadin. “Semoga Porsadin ini dapat memperkuat ukhuwah antar santri Madin se-jawa Tengah dan menumbuhkan semangat belajar dan berkompetisi,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Porsadin ini terdiri atas 12 cabang lomba, yaitu Cerdas Cermat, Murottal Wa Imla (pa dan pi), Kaligrafi (pa dan pi), Puisi Islam (pa dan pi), Pidato bahasa Arab (pa dan pi), Pidato Bahasa Indonesia (pa dan pi), tahfidz juz ‘amma ( pa dan pi), futsal (pa), lari sprint ( pa dan pi), MQK ( pa dan pi), MTQ ( pa dan pi), serta Aqidatul Awam ( pa dan pi).

Para juara I akan mengikuti ajang serupa tingkat nasional yang akan berlangsung di Banten, kecuali untuk tiga cabang lomba yang hanya dilombakan di tingkat Provinsi Jawa Tengah, yaitu hafalan Aqidatul Awam, MTQ, dan MQK.—Shofatus Shodiqoh