Kurun Waktu Sebulan, MA Salafiyah Kajen Pati Torehkan 124 Prestasi Nasional

Kurun Waktu Sebulan, MA Salafiyah Kajen Pati Torehkan 124 Prestasi Nasional

Pati – MA Salafiyah Kajen Pati pada bulan Oktober 2021 ini mampu menorehkan 124 prestasi tingkat nasional dalam kurun waktu satu bulan di bidang akademik dan non akademik dari beberapa ajang kompetisi. Prestasi tersebut diraih dari beberapa ajang kompetisi.

Prestasi tersebut diraih dari 16 ajang kompetisi tingkat Nasional yang diselenggarakan selama bulan Oktober. Antara lain: Divya Competition 2.0, Lomba Foto Serangga, Pateron Olympiad, Felin Oaseedukasi, Walisongi Biology Competition, Musabaqoh Daurah Qur’an, Islamic Student Festival, Olimpiade Saintek Soshum Nasional, MTQ Al Arabiyyah Lil Funuun,  Festival Rebana Dekan Cup UIN Walisongo, Olimpiade PAI, DSC, ISSO V, Indonesia Youth Sciance Competition, Olimpiade Sains Edutainer, Olimpiade Ekonomi Syariah IPB.

Kepala MA Salafiyah Kajen Pati Ulil Albab ketika dijumpai hari rabu (02/11) kemarin menyatakan merasa sangat bersyukur dan bangga atas prestasi-prestasi yang telah ditorehkan oleh para peserta didiknya.

“Ketika saya mendapat laporan bahwa 124 prestasi tingkat nasional bisa diraih anak-anak kami dalam satu bulan, pada bulan Oktober, Saya sangat bersyukur dan jelas merasa bangga kepada mereka dan bapak ibu guru pembimbing semua,” Ungkapnya

Prestasi-prestasi yang diraih oleh para peserta didik kami itu tak bisa lepas dari korelasi antara program madrasah dan pelaksanaan dengan baik. Hal ini juga hasil dari sebuah kerjasama yang berjalan dengan baik semua pihak yang ada di madrasah ini,” tambahnya.

Sementara, Dian Manggaranti salah satu peserta didik MA Salafiyah yang meraih beberapa prestasi di bidang olimpiade mapel matematika saat dikonfirmasi lewat chat seluler juga mengungkapkan rasa syukur dan bahagia karena mampu menorehkan beberapa prestasi.

“Prestasi-prestasi yang telah kita raih tak lepas dari jasa dari bapak ibu guru yang senantiasa membimbing kami untuk meraih prestasi. Kami mendapat bimbingan dari guru pembimbing secara rutin di sekolah maupun secara daring di rumah. Kami juga mendapat tugas dari pembimbing untuk dikerjakan di rumah,”ceritanya. (as/at)