Larasati Ciptakan Harapan Menjadi Kenyataan Bagi MTs C Badamita

Banjarnegara – Larasati adalah sebuah program kerjasama antara Kankemenag Banjarnegara dengan RSI Banjarnegara. Salah satu tujuan dari kerjasama ini adalah menciptakan Madrasah Sehat.

Untuk mewujudkan program tersebut Tim Larasati dari RSI Banjarnegara mengadakan Sosialisasi Kerjasama RSI dan Kankemenag Banjarnegara Untuk Program Larasati di MTs N 3 Banjarnegara dan dihadiri oleh pengawas MTs dan MA, serta satuan pendidikan MA dan MTs terfokus pada satuan pendidikan bagian bawah sebelah barat, Jum’at(7/5)

Salah satu program Larasati adalah Madrasah Sehat. Madrasah Sehat dapat diartikan sebagai suatu kondisi di mana sebuah lembaga pendidikan mampu menciptakan suatu kondisi yang bersih, aman, nyaman dan representatif bagi optimalisasi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar bagi seluruh komponen yang ada di lingkungan Madrasah. Ini adalah salah satu cita yang ingin digapai oleh MTs C Badamita.

Melalui Program Madrasah Sehat mengajak seluruh Madrasah untuk berkreatifitas, berkreasi dan berinovasi terutama dibidang kesehatan. Pandemic tidak menjadi halangan untuk madrasah mewujudkan hal tersebut.

“Untuk itu Kankemenag Banjarnegara dengan RSI Banjarnegara menciptakan program Larasati apa itu Larasati? Larasati adalah Pelayanan Kerjasama Kankemenag Banjarnegara dan RSI satu hati,” ujar Pengawas Hj. Nurlaela Itsnaeni.

Salah satu tim Larasati, Gatot menyampaikan  bahwa Larasati tercipta sebagai bentuk keprihatinan berfikir bagaimana dikehidupan yang baru berjalan lancar. Bagaimana keluarga dilingkungan Kemenag Banjarnegara mendapatkan pelayanan dan akses cepat dalam bidang kesehatan, serta bagaimana Madrasah menciptakan Madrasah Sehat.

“Untuk itu kami tim Larasati berusaha memberikan bimbingan dan pelayanan untuk menciptakan Madrasah Sehat, tentunya dibutuhkan sinergi antara Kemenag, RSI dan Satuan Pendidikan,” tegasnya.

Ada 12 Program Madrasah Sehat diantaranya pembuatan POSKES, LARASATI Mobile (layanan kesehatan), Seminar, Workshoop dan Diklat, Pendirian Bank sampah terpadu, Pendampingan kesehatan lingkungan Madrasah, Optimalisasi peran organisasi kesiswaan, Peningkatan kegiatan promosi dan sosialisasi kesehatan madrasah, Skrining kesehatan siswa, Optimalisasi pekarangan madrasah untuk pengembangan konsep Apotik hidup, Optimalisasi implementasi praktik perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), Sahabat Khitan, Tes IQ.

Dari 12 program tersebut diharapkan setiap Madrasah mengikuti beberapa program, tentunya Tim Larasati RSI siap membimbing.

“Semoga program ini bisa terlaksana dan berjalan dengan lancar sehingga harapan kami menciptakan Madrasah Sehat serta mendapatkan pelayanan kesehatan dengan akses cepat dapat terlaksana, dan kami siap mengukuti beberapa program tersebut,” ucap Hartini selaku Kepala Madrasah.  (Dwi/mnh/rf)