Layanan Ujian Harus Memberikan Kenyamanan Peserta

Cilacap – Hal paling utama dan pertama dalam melaksanakan layanan Ujian, baik  Ujian Akhir Madrasah Bersandar Nasional (UAMBN) maupun Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) adalah kenyamanan peserta. Siswa sebagai peserta merupakan majikan yang harus diberikan layanan terbaik.

Seluruh rangkaian kegiatan ujian mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi ditujukan sepenuhnya untuk kenyamanan siswa. Sehingga, panitia ujian sebagai pelayan yang langsung berhadapan dengan siswa harus profesional. Di samping administrasi dan sarana maupun prasarana yang lengkap, panitia juga harus ramah dan perhatian.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, Jamun saat monitoring UAMBN di MTs Nailul Anwar Kesugihan, Rabu (19/4).

“Selain kelengkapan administrasi, panitia ujian juga harus menyedian sarana dan pra sarana yang memadai, tentunya sesuai kemampuan. Dan yang tidak kalah pentingya adalah menciptakan suasana yang tenang dan menyenangkan. Keramahan dan perhatian panitia akan sangat berpengaruh terhadap suasana hati dan pikiran siswa. Sehingga  sebuah lembaga atau institusi akan dinilai baik atau tidak bersumber pada layanan. Semakin puas masyarakat yang dilayani, maka akan semakin baik pula,”ungkapnya.

Terkait adanya peserta ujian yang sakit atau hal lain sehingga terpaksa tidak bisa mengikutinya. Pihaknya mengingatkan atas kepastian layanan ujian bagi mereka. Guru harus bisa memberikan masukan, gambaran dan arahan yang mampu memotivasi. Motivasi merupakan senjata terampuh untuk meningkatkan kemampuan sesorang. Dengan semangat, apapun akan bisa dilakukan dan hasilnya pun insya Allah terbaik.

Dikatakan pula bahwa hasil ujian akan sangat tergantung pada kualitas layanan. Siapa yang mampu memberikan layanan terbaik, merekalah yang akan mendapatkan hasil terbaik. Hal ini dicontohkan dengan prestasi madrasah yang semakin mengungguli sekolah. Padahal sebelumnya mayoritas siswa datang ke madrsah setelah tidak diterima di sekolah negeri. Prestasi tersebut hanya mampu didapat melalui pelayanan pendidikan yang terbaik.(On/bd)