Lomba Guru dan Kamad Semarakkan HAB Ke-73

Semarang – Semarak peringatan Hari Amal Bakti ke-73 Kementerian Agama di Kota Semarang diisi dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah Lomba Guru dan Kepala Madrasah Berprestasi bagi semua jenjang madrasah yang dimotori oleh Kelompok Kerja Madrasah. Lomba tingkat Madrasah Aliyah (MA) diselenggarakan di MAN 1 Kota Semarang, Selasa (11/12).

Kasnawi Ketua KKM MA Kota Semarang selaku ketua panitia didampingi Mohammad Sodikin sekretaris memaparkan penilaian lomba dibagi menjadi dua tahap yaitu portofolio, karya ilmiah dan presentasi.

“Semua peserta wajib mengumpulkan portofolio berisi kompetensi pendidikan, akademik, profesional dan sosial. Berkas dilengkapi pula dengan pembelajaran yang telah dilakukan, penilaian kepala madrasah, penilaian pengawas serta dokumentasi kejuaraan yang pernah diraih dan surat penugasan kegiataan yang pernah diikuti,” terang Kasnawi.

Bagi peserta yang lolos seleksi portofolio dapat melaju ke tahap lomba berikutnya yaitu presentasi ilmiah penelitian guru berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Bertindak sebagai juri Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Muhammad Fatkhuronji, pengawas madrasah Asikin dan Amhal. Hasil penilaian memutuskan para juara 1, 2 dan 3 lomba Kamad berprestasi masing-masing diraih oleh Karyadi (MA Al Hikmah), M. Syukron (MA Al Khoiriyah) dan Masyhuri (MA Qasim Al Hadi).

Sedangkan untuk lomba Guru Berprestasi MA dengan pemenang juara 1 Chomsatun (MAN 1), juara 2 Ahmad Riyatno (MAN 2) dan Nunuk Wahyu Ekawati (MA Al Hikmah) sebagai pemenang urutan 3.

Ditemui secara terpisah Kakankemenag Kota Semarang Muh Habib menyambut baik keterlibatan semua jajaran dalam memeriahkan Hari Amal Bakti Kementerian Agama.

“HAB adalah milik kita bersama tidak hanya ASN Kementerian Agama tetapi seluruh pegawai dan guru non PNS pun ikut menjadi bagian dari keluarga besar Kemenag. Oleh karenanya keikutsertaan semua pihak di lingkungan Kemenag Kota Semarang dalam peringatan HAB merupakan bukti bahwa kita selalu kompak, bergerak dan bekerja sama,” ujar Habib.

Kepala Kantor berharap semua pihak bersemangat, siapa pun juaranya harus diterima dengan sportif.

“Dengan adanya Lomba Guru dan Kepala Madrasah Berprestasi di tingkat Kota Semarang, kita sudah siap mengirimkan lomba yang sama di tingkat provinsi Jawa Tengah, tidak asal comot seperti beberapa tahun lalu.” pungkas Habib.(ar-ch/gt)