Lomba Mendongeng dan Bermain Peran Tingkatkan Kompetensi Guru RA

Wonogiri – Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Wonogiri bekerjasama dengan Kantor Kemenag dalam rangka milad ke-15 dan memperingati HAB Kemenag ke-72 menyelenggarakan kegiatan mendongeng dan bermain peran bagi guru RA se Kabupaten Wonogiri, Sabtu (09/12) di Aula lt. 1 Masjid At Taqwa Kabupaten Wonogiri.

Hadir dalam acara tersebut Ka. Kankemenag Wonogiri, H. Subadi, Kasi Pendidikan madrasah Hj. Fatonah dan pengurus serta anggota IGRA se Kabupaten Wonogiri.

Ka. Kankemenag Wonogiri menyampaikan bahwa mendongeng dan bermain peran merupakan sarana yang paling mudah dan tepat bagi orang tua maupun guru dalam menyampaikan pesan pada anaknya atau muridnya. Dan biasanya anak-anak selalu suka mendengar dongeng secara langsung.

Dalam dongeng mengandung nilai-nilai pendidikan yang sangat baik untuk menanamkan budi pekerti luhur berbakti pada orang tua, saling menghormati dan menyayangi dan tidak mudah putus asa. Untuk mendonngeng serasa menyenangkan jika disampaikan dengan menarik.

Mendongeng bertujuan menanamkan nilai budi pekerti kepada anak agar memiliki keseimbangan dan perkembangan kognitif, afektif dan psikomotornya dan membentuk perilaku yang baik.

“Mendongeng merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh guru atau orang tua dengan cara yang menyenangkan dan mampu mengembangkan imajinasi anak sehingga sangat baik untuk pembentukan budi pekerti, rasa peduli, dan santun terhadap teman”, paparnya.

Sebagai guru RA, sebaiknya mampu membentuk perilaku anak supaya berbudi pekerti luhur, disiplin, penyayang, rukun dan beriman kepada Allah SWT melalui kegiatan mendongeng.

Ketua IGRA Kabupaten Wonogiri, Nur Anisah Darojati menyampaikan bahwa tujuan kegiatan tersebut yang utama untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru RA selain itu  sebagai ajang silaturahim bagi para pendidik (IGRA) di sela-sela kesibukan mendidik para putra/putrinya.

“Semoga acara ini mampu meningkatkan kualitas guru RA, dan mempu mengasah kemampuan guru RA, tujuan utama bukan juara tertapi saling belajar untuk lebih baik dan maju,” harap ketua IGRA.

Selain itu, Nur Anisah Darojati juga menyampaikan kepada pengelola RA untuk meningkatkan profesionalitas dan kompetensi Guru RA mengadakan penguatan lembaga RA dan komitmen menerapkan kurikulum RA sehingga mutu anak didik di RA meningkat. (Mursyid_Heri/Wul)