Lomba Senam Islami Ceria Ala Guru RA Pati

PATI – Jiwa yang sehat terdapat pada tubuh yang sehat. Demikian tema yang diusung Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) pada gebyar Lomba Senam Islami Ceria Guru Raudlatul Athfal Kabupaten Pati, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei, bertempat di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, Kamis (26/4/2018)

Kepala Kakankemenag Kabupaten Pati Imron, dalam sambutan arahannya saat membuka acara lomba secara resmi, menyampaikan Dia sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai sebuah upaya dalam meningkatkan kompetensi Guru RA yang profesional.

Dikatannya, senam merupakan olah raga yang populer di masyarakat. Senam dapat dilakukan dengan mudah dan murah yang dilakukan secara perorangan atau kelompok. Melalui olah raga senam guru RA dapat menjaga kebugaran dan kesehatannya sehingga dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik dan dalam waktu yang lama. Banyak manfaat yang didapat dari olah senam, diantaranya adalah dapat meningkatkan kemampuan kognitif, mengasah keterampilan sosial, membangun budaya belajar keterampilan kerja tim, mengembangkan kecerdasan otak, kecerdasan emosional dan spiritual, membangun semangat berkompetisi dan tentunya membanguan pembentukan fisik anak, ujarnya.

Ia mengharapkan komponen pendidikan tingkat RA dapat menjalankan aktifitas pendidikan dengan budaya sehat, imbuhnya.

Dengan lomba senam guru RA ini, diharapkan tidak hanya guru saja yang sehat, tetapi anak didiknya juga turut disehatkan, katanya di hadapan peserta yang terlihat ceria dengan pakaian seragam senam bercorak warna-warni, sambil duduk-duduk lesehan.

Sementra menurut Ketua IGRA Mustarikatun mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah memperingati Hardiknas, serta menampilkan hasil kreatifitas guru IGRA yang telah dilombakan di Tingkat Provinsi. Selain itu juga untuk menjadikan senam sehat islami ceria dan menstimulasi guru agar lebih kreatif dalam menciptakan senam sendiri, untuk selanjutnya dikembangkan di lembaganya masing-masin, tandasnya. (Athi’/bd)