MA Al Fatah Banjarnegara Hadapi PAT dengan Optimis

Banjarnegara,– Memasuki bulan Juni, hampir setiap sekolah disibukkan dengan hasil evaluasi belajar selama satu semester. Sekolah atau Madrasah mempersiapkan untuk melakukan PAT ( Penilaian Akhir Tahun) tak terkecuali MA Al Fatah Banjarnegara.

Pelaksanaan PAT di MA Al Fatah Banjarnegara dimulai Kamis ini (10/6). Berbeda dengan beberapa sekolah disekitarnya yang pada umumnya sudah lebih dahulu melaksanakan PAT, MA Al Fatah Banjarnegara harus menunggu kedatangan siswa yang tinggal di Asrama pondok pesantren setelah libur Ramadhan.

Ilham Sodiq, selaku ketua panitia PAT mengatakan bahwa sejak pandemic covid-19, kedatangan santri pun harus bertahap. “Kita mulai PAT hari Kamis, karena kita harus menunggu kedatangan para santri dari rumah. Kita tunggu sampai seluruh siswa yang mondok datang dulu,” ucapnya.

Model pelaksanaan PAT tahun ini MA Al Fatah Banjarnegara menggunakan 2 metode yaitu Luring dan Tatap Muka. Bagi siswa yang tinggal di asrama pondok pesantren, mereka mengerjakan PAT dengan model konvensional (datang ke sekolah), sementara untuk siswa yang tidak di pesantren, mereka datang ke sekolah menemui petugas untuk mengambil beberapa soal. Kemudian soal dibawa pulang ke rumah. Keesokan harinya  siswa tersebut mengumpulkan hasil jawabannya ke petugas serta mengambil soal PAT yang baru.

“Ada sekitar 200 an siswa tinggal di pondok, 12 siswa laju. Jadi kita siapkan petugas Naskah untuk stand by di pintu gerbang, untuk memberikan soal PAT,” imbuhnya.

Pengawas MA Al Fatah Banjarnegara Nurlaela Isnaeni meninjau pelaksanaan PAT di MA Al Fatah Banjarnegara di hari pertama pelaksanaan. Beliau memeriksa segala sesuatu tentang sarpras dan Administrasi PAT agar berjalan dengan lancar dan tertib. Beliau juga memberi motivasi kepada para siswa agar tetap belajar dengan tekun di masa pandemic ini serta tetap menjaga prokes. (is/mnh)