Madrasah Dukung Pemilu Damai dan Tolak Hoaks

Purbalingga– Maraknya peredaran berita hoaks di media sosial akhir-akhir ini perlu mendapatkan perhatian serius. Kita harus lebih teliti dan tidak mudah menyebarkan suatu berita apalagi sampai terprovokasi oleh isi berita tersebut dan berbuat sesuatu yang melawan hukum. Hal tersebut disampaikan Kapolsubsektor Polsek Karanganyar, Aiptu Sepir Indarto saat menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda tingkat madrasah di komplek MTs Negeri 1 Purbalingga, Senin (29/10).

Mewakili Kapolsek Karanganyar, Aiptu Sepir Indarto juga menyampaikan banyaknya kecelakan lalu lintas serta merebaknya penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda.  

“Oleh karenanya saya menghimbau sivitas akademika MTs Negeri 1 Purbalingga  untuk menataati peraturan lalu lintas dan meningkatkan etika dalam berkendara. Selain itu juga  jauhi narkoba karena sangat berbahaya. Apalagi kalian generasi muda harapan bangsa,” pesannya.

Kepala Madrasah, Mundirin menjelaskan, kerjasama madrasahnya dengan Polsek Karanganyar telah rutin dilaksanakan sebagai sarana silaturrahmi antar lembaga dan wujud komitmen madrasah untuk selalu meningkatkan kemajuan baik sarana-prasarana maupun sumber daya manusianya.

Mundirin pun berharap seluruh ASN bersikap netral meski tetap memiliki hak pilih dalam Pemilu. Sedangkan terkait kedisiplinan dalam berkendara ia menjelaskan, hal tersebut sebagai pembinaan secara langsung karena siswa madrasah tsanawiyah belum memenuhi syarat dalam berkendara. Demikian juga dengan narkoba dan miras yang merusak harus dijauhkan dari pergaulan para siswa.

“Bawalah nama baik madrasah dengan menjadi contoh yang baik di masyarakat melalui akhlakul karimah sebagaimana yang diajarkan guru-guru di madrasah,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan pesan pemilu damai oleh guru dan pegawai yang isinya: “Dewan guru dan pegawai MTs Negeri 1 Purbalingga siap mensukseskan Pileg dan Pilpres 2019 yang aman, sejuk dan damai serta mendukung Polri menolak berita hoaks”. (sar/gt)