Madrasah Kemenag Wonosobo Hebat

Wonosobo РPelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di 12 Madrasah Aliyah (MA) dan 38 Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Wonosobo berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dulu yang masih menggunakan kertas pensil (KP), kini pelaksanaan USBN di MA dan MTs sudah berbasis Komputer atau USBN-BK.

Kepala Kemenag Wonosobo, M. Thobiq mengungkapkan, sebanyak 12 MA di Kabupaten Wonosobo tahun ini sudah melaksanakan USBN-BK dengan lancar tanpa kendala berarti. Sementara untuk MTs, penyelenggaraan USBNBK sedang berlangsung hingga tanggal 18 April 2019.

“Untuk MA di Wonosobo pelaksanaan dari UAMBNBK, USBNBK dan UNBK telah selesai semua,” ungkapnya.

Lebih lanjut, untuk pelaksanaan UNBK tingkat MTs akan digelar pada tanggal 22 April 2019. Kegiatan tersebut sebagai paripurnanya kegiatan penilaian hasil belajar siswa MA dan MTs. Apabila ada siswa yg berhalangan hadir pada saat UNBK utama, maka harus mengikuti Ujian susulan pada tangal 29 dan 30 April 2019.

“Sebelum mengikuti 3 kegiatan tersebut, siswa terlebih dahulu mengikuti kegiatan simulasi sejak awal tahun, sehingga sampai pada saat pelaksanaan UAMBNBK, USBNBK, dan UNBK Alhamdulillah siswa sudah sangat terbiasa dengan pemanfaatan komputer sebagai sarana untuk ujian,” bebernya.

Menurutnya, dibalik kesuksesan dan kelancaran kegiatan tersebut, merupakan berkat sinergitas semua unsur dan pihak dari pusat, provinsi, kabupaten dan tentunya proktor disetiap satuan pendidikan sebagai ujung tombak suksesnya pelaksanaan di lapangan. Namun pada pelaksanaan ujian ini, proktor disini bukan sebagai pengawas, tetapi sebagai operator admin computer server. Selain itu juga, terkait dengan sistem pada pelaksanaan UAMBNBK, USBNBK dan UNBK, proktor adalah yang bertanggung jawab.

“Selain itu proktor juga bertanggung jawab mengatur data peserta UNBK sebelum pelaksanaan ujian dimulai. Karena selain proktor juga ada pengawas ujian,” tutupnya. PS-WS