Madrasah Mencetak Generasi Yang Hebat, Taat dan Bermanfaat Untuk Umat

Wonogiri – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, H. Subadi kembali menegaskan bahwa  anak adalah investasi dan amanah dari Allah SWT sehingga orang tua memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk mendidik, mengasuh dan membimbing anak-anaknya untuk mencapai tahapan tertentu yang menghantarkan anak untuk siap dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam kontek ini Allah SWT mengklasifikasikan kedudukan anak menjadi empat golongan, yaitu: Pertama, ada anak sebagai musuh, Kedua, anak sebagai fitnah atau ujian, Ketiga, anak sebagai perhiasan, Keempat, anak sebagai penyejuk mata (qorrota a’yun) atau penyenang hati. Dan setiap orang tua pasti mendambakan anaknya  menjadi penyejuk/penyenang hati atau bahasa lain anak yang sholeh dan sholehah.

Hal tersebut sampaikan dalam acara Haflah Akhirussanah MAN Wonogiri Tahun Pelajaran 2017 / 2018, Selasa (15/05) di Gedung PGRI Brumbung Wonogiri, acara dihadiri oleh, Ka.Kankemenag Wonogiri, Camat Selogiri, Kasi Pendmad, Pengawas Madrasah, Kepala MAN Wonogiri, tokoh masyarakat dan siswa kelas XII didampingi orang tuanya, guru, karyawan dan pengurus Komite.

Untuk mencetak menjadi anak yang sholeh dan sholehah menurut H. Subadi tidak salah Bapak/Ibu wali murid memasukkan putra putrinya ke Madrasah (MAN Wonogiri) sebagai solusinya.

“Saat ini Madrasah sudah seimbang bahkan lebih berkualitas dan unggul serta lebih bermanfaat di bandingkan sekolah umum. Karena Madrasah saat ini mengalami peningkatan kualitas yang signifikan sehingga Madrasah semakin dipercaya oleh masyarakat,” jelas Subadi.

Ini bisa mematahkan stigma yang berkembang di masyarakat yang mengatakan madrasah adalah pilihan kedua setalah sekolah umum ternyata fakta berbicara lain banyak prestasi yang di ukir dan ditorehkan siswa-siswi madrasah bahkan mampu menyisihkan siswa-siswi sekolah umum yang dalam image masyarakat sekolah favorit. 

“Kini madrasah semakin unggul, berperestasi dan madrasah membanggakan, selain prestasi akademik juga non akademik, tentunya agar prestasi ke depan semakin meningkat, tentunya diperlukan sinergitas antara orang tua, guru, dan Madrasah yang baik. Tanpa didukung orang tua siswa siswi rasanya sulit untuk meningkatkan prestasi yang sudah diraih khususnya oleh MAN Wonogiri.” tegasnya.

Sedangkan Kepala MAN Wonogiri Wiyana, melaporkan bahwa Madrasah Aliyah Negeri (MAN)  Wonogiri pada Tahun Pelajaran 2017 / 2018 meluluskan 190 peserta didiknya dan 36 di terima di perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) maupun SPAN PT tahun 2018 (Mursyid_Heri/Wul)